• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Mau Tahu Cara Menjadi Content Creator Sukses? Intip Bocoran Mentor di UMP Purwokerto Ini

    Amanah Umat dan Sensitivitas Kebijakan Negara: Pelajaran dari Polemik Rekening Masjid

    Bikin Haru Orang Tua, 129 Siswa TK ABA 1 Kutoarjo Matang dan Siap Hadapi Persiapan Masuk SD

    Investasi Mutu Pendidikan Sekolah, Guru SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo Resmi Raih Gelar Magister

    Antisipasi Krisis Iklim, 6 Agama di Indonesia Sepakat Luncurkan Gerakan Rumah Ibadah Ramah Lingkungan

    Air Mati Berhari-Hari, Tanggung Jawab Tirtanadi Harus Jelas

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Mau Tahu Cara Menjadi Content Creator Sukses? Intip Bocoran Mentor di UMP Purwokerto Ini

      Amanah Umat dan Sensitivitas Kebijakan Negara: Pelajaran dari Polemik Rekening Masjid

      Bikin Haru Orang Tua, 129 Siswa TK ABA 1 Kutoarjo Matang dan Siap Hadapi Persiapan Masuk SD

      Investasi Mutu Pendidikan Sekolah, Guru SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo Resmi Raih Gelar Magister

      Antisipasi Krisis Iklim, 6 Agama di Indonesia Sepakat Luncurkan Gerakan Rumah Ibadah Ramah Lingkungan

      Air Mati Berhari-Hari, Tanggung Jawab Tirtanadi Harus Jelas

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Cricket Road Slot – przegląd i dostępne opcje gry

        क्रिकेट रोड रजिस्ट्रेशन गाइड: शुरुआती लोगों के लिए पूरी जानकारी और बोनस टिप्स

        Boomerang Willkommensbonus – Dein kompletter Guide für österreichische Spieler

        Cricket Road Game in Bangladesh: Play Guide, Bonuses & Secure Banking

        Cricket Road in Bangladesh: Complete Guide for Players

        Vavada online kazino Latvijā – galvenās priekšrocības un iespējamie trūkumi

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Mau Tahu Cara Menjadi Content Creator Sukses? Intip Bocoran Mentor di UMP Purwokerto Ini

          Amanah Umat dan Sensitivitas Kebijakan Negara: Pelajaran dari Polemik Rekening Masjid

          Bikin Haru Orang Tua, 129 Siswa TK ABA 1 Kutoarjo Matang dan Siap Hadapi Persiapan Masuk SD

          Investasi Mutu Pendidikan Sekolah, Guru SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo Resmi Raih Gelar Magister

          Antisipasi Krisis Iklim, 6 Agama di Indonesia Sepakat Luncurkan Gerakan Rumah Ibadah Ramah Lingkungan

          Air Mati Berhari-Hari, Tanggung Jawab Tirtanadi Harus Jelas

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Mau Tahu Cara Menjadi Content Creator Sukses? Intip Bocoran Mentor di UMP Purwokerto Ini

            Amanah Umat dan Sensitivitas Kebijakan Negara: Pelajaran dari Polemik Rekening Masjid

            Bikin Haru Orang Tua, 129 Siswa TK ABA 1 Kutoarjo Matang dan Siap Hadapi Persiapan Masuk SD

            Investasi Mutu Pendidikan Sekolah, Guru SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo Resmi Raih Gelar Magister

            Antisipasi Krisis Iklim, 6 Agama di Indonesia Sepakat Luncurkan Gerakan Rumah Ibadah Ramah Lingkungan

            Air Mati Berhari-Hari, Tanggung Jawab Tirtanadi Harus Jelas

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Cricket Road Slot – przegląd i dostępne opcje gry

              क्रिकेट रोड रजिस्ट्रेशन गाइड: शुरुआती लोगों के लिए पूरी जानकारी और बोनस टिप्स

              Boomerang Willkommensbonus – Dein kompletter Guide für österreichische Spieler

              Cricket Road Game in Bangladesh: Play Guide, Bonuses & Secure Banking

              Cricket Road in Bangladesh: Complete Guide for Players

              Vavada online kazino Latvijā – galvenās priekšrocības un iespējamie trūkumi

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Orasi Ilmiah Prof. Dr. Sahrul MAg, Pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

              admin by admin
              22/04/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Orasi Ilmiah Prof. Dr. Sahrul MAg, Pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

              BUDAYA DAKWAH MUHAMMADIYAH DI SUMATERA UTARA: PERSPEKTIF SOSIAL KEAGAMAAN

              WartaTerkait

              Mau Tahu Cara Menjadi Content Creator Sukses? Intip Bocoran Mentor di UMP Purwokerto Ini

              Amanah Umat dan Sensitivitas Kebijakan Negara: Pelajaran dari Polemik Rekening Masjid

              Bikin Haru Orang Tua, 129 Siswa TK ABA 1 Kutoarjo Matang dan Siap Hadapi Persiapan Masuk SD

              Investasi Mutu Pendidikan Sekolah, Guru SMP Muhammadiyah Imam Syuhodo Sukoharjo Resmi Raih Gelar Magister

              (Disampaikan pada Pengukuhan Guru Besar UINSU, Rabu 22 April 2026)

              Pertama, pernyataan kalimat syukur Al-Hamdulilah hanya pada Allah swt. Karena berkat rahmat, inayah dan hidayah-Nya pada hari yang amat mulia ini yaitu hari Pengukuhan Guru Besar dalam rapat senat terbuka, kita dapat meringankan langkah dan dapat hadir bersama pada ruangan gedung yang amat terhormat ini. Semoga Allah swt memberikan keberkahan, keselamatan dan kesehatan pada kita semua. Kedua, pernyataan ucapan dan salam pada Nabi Muhammad saw sebagai suri teladan paling sempurna, mari kita amalkan sunnah sunnahnya, insaallah kita mendapatkan syafaatnya di yaumil akhir nantinya. Aamiin ya robbal ’alamiin.

              Pada hari yang amat mulia dan bersejarah ini, izinkan saya memberikan ucapan terimakasih pada:

              1. Orang tua saya Almarhum Alimustan Nasution dan Ibunda almarhumah Saunnah Rangkuti, atas jasa, ketulusan hati, bekerja tanpa pamrih dan doa doa yang dipanjatkan usai shalat mengantarkan ananda hari ini dikukuhkan sebagai Guru Besar/Prof. Dalam bidang ilmu Sosiologi Masyarakat Islam pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara. Semoga ayahanda dan ibunda diterima seluruh amal baiknya, diampuni dosa dosanya dan ditempatkan pada tempat yang sebaik baiknya di sisi Allah Yang Maha Kuasa.
              2. Pada saudara saudara kandung saya yaitu Mardiah Nasution, Washliyah Nasution, Saibah Nasution dan Miskah Nasution, atas dukungan material dan moral adinda sukses meraih gelar Guru Besar/Prof Pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara.
              3. Pada barisan orang tua/mertua saya yakni almarhum Haji Muhammad Bangun Daulay dan Hj. Suaibatul Aslamiyah Saragih, para abang ipar/istri, dan adik ipar/istri yang telah memberikam dukungan moral sehingga sukses meraih Guru Besar/Prof.
              4. Pada istri tercinta Dr. Afrahul Fadhila Daulai, MA, dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sumatera Utara. Dan ketiga anak kami (1). Dr. Nurul Rafiqah Nasution, M.Pd, dosen Strata Dua (S2), Prodi Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). (2). Muhammad Rasyid Rido Nasution, M. Sos. Sedang penyelesaian Strata Tiga (S3) (Dr), jurusan Sosiologi, di Universitas Padjajaran Bandung (Unpad). (3). Qurrata A’yuni Nasution, S. Stat. PNS di Bappeda Litbang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, alumni Universitas Diponegoro, Semarang. Mereka bertiga bagi saya anak yang hebat, berakhlak mulia, dan semoga dapat mengikuti jejak dan langkah ayah dan ibunda sebagai pendidik.
              5. Terimakasih pada Ibu Prof. Dr. Nurhayati, MA, Rektor UIN Sumatera Utara, para wakil Rektor, Ketua, sekretaris Senat UIN Sumatera Utara, para Dekan dan para wakil Dekan, para Ka prodi, Sekretaris Prodi, Kalab, pegawai dan para sahabat dosen di UIN Sumatera Utara.
              6. Terimakasih pada sahabat dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara, semoga dapat menjadi Guru Besar berikutnya. Semangat berjuang dan penuh harapan selalu.

              Dipilihnya topik pidato pengukuhan Guru Besar/Prof tentang Budaya Dakwah Muhammadiyah di Sumatera Utara: Perspektif Sosial Keagamaan. Dilandasi beberapa faktor. Pertama, saya adalah kader Muhammadiyah tulen, alumni Madrasah ’Aliyah Muhammadiyah (MAM), Silaping, Kecamatan Ranah Batahan, dan berasal dari keluarga Besar Ranting Muhammadiyah, jorong Simaninggir, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Ayahanda dan Ibunda (almarhum/almarhumah) Alimustan Nasution dan Saunnah Rangkuti tokoh Muhammadiyah dan seluruh saudara kandung saya  adalah alumni Madrasah ’Aliyah Muhammadiyah (MAM) Silaping, Kabupaten Pasaman Barat. Bahkan dalam catatan sejarah, Ranting Muhammadiyah jorong Simaninggir telah berdiri sejak zaman Penjajahan Belanda dan Jepang dan paling sulung di Cabang Muhammadiyah Silaping, Kecamatan Ranah Batahan. Kedua, Gerakan dakwah Muhammadiyah; amar makruf dan nahi munkar, terukur secara empris di masyarakat, tidak omon omon, bukan bersifat normatif dan benar benar membumi. Ketiga, kepemimpinan Muhammadiyah adalah kolektif kolegial, mulai dari Pimpinan Pusat sampai pada tingkat pimpinan ranting terendah, semua loyal, tidak gaduh tetapi seiring dan sejalan memajukan gerakan dakwah Muhammadiyah.

               

              1. Pendahuluan

              Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dakwah amar makruf dan nahi munkar memiliki budaya dakwah sebagai ciri khasnya di Sumatera Utara. Budaya dakwah tidak hanya dipahami sebatas hasil cipta, rasa dan karya tetapi juga dapat dipahami sebagai sistem makna, pola hidup, sistem pengetahuan, aturan sosial dan identitas kolektif (Sahrul, 2021). Dalam tulisan ini Budaya dakwah Muhammadiyah di Sumatera Utara: Perspektif Sosial Keagamaan erat kaitannya dengan gerakan pembaruan (tajdid), karakter dakwah, penggunaan simbol-simbol dan dakwah berbasis amal usaha.

              Merujuk dari bebebarapa batasan tersebut di atas, mengantarkan dakwah Muhammadiyah terus berkembang dan maju bahkan membumi dalam kehidupan pimpinan dan warga Muhammadiyah di Sumatera Utara. Meskipun secara empiris warga Muhammadiyah cukup pluralistik dan multikulturalistik dari segi suku, bahasa, golongan, budaya dan sosial. Keragaman tersebut menjadi alat pemersatu dan berada dalam naungan Muhammadiyah berlambang Matahari bersinar dua belas.

              Dalam merealisasikan budaya dakwah Muhammadiyah di Sumatera Utara penuh dengan tantangan dan hambatan. Bahkan muncul sikap pro dan kontra terhadap Persyarikatan Muhammadiyah. Pendapat yang pro artinya setuju terhadap pola budaya dakwah Muhammadiyah tetapi bagi kelompok yang tidak setuju memberikan komentar, kritik tajam dan bahkan pandangan miring terhadap Muhammadiyah. Misalnya berpaham Wahabi, ahli bid’ah dan anti terhadap budaya budaya agama lokal.

              Sikap kritis terhadap Muhammadiyah bukan saja terjadi ketika berdiri tahun 1927 di Sumatera Utara tetapi hingga kini belum juga berhenti. Datang dari kalangan intelektual muslim, para akademisi, para ulama, para ustad, pengurus organisasi keislaman dan masyarakat awam. Di tengah tengah hujan kritik dan pandangan miring terhadap Muhammadiyah justru dijadikan sebagai sarana utama untuk mengoptimalkan budaya dakwah Muhammadiyah yakni sedikit bicara banyak berbuat.

              1. Gerakan Tajdid (Pembaruan)

              Arah gerakan tajdid (pembaruan) Muhammadiyah di satu sisi bernuansa pemurnian ajaran Islam dengan seruan kembali pada Alquran dan Sunnah (Nashir, 2010). Menolak segala bentuk TBK (Takhayul, Bid’ah dan Khurafat). Pada sisi lain tajdid adalah ranah Islam berkemajuan (Islam rahmatan lil ’alamin). Islam yang lebih nyaman disebutkan dari pada istilah Islam modernis (Abdullah, 2020). Nafas Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid tidak hanya fokus dalam bidang fikih tetapi fokus pada pengembangan historitas keberagamaan manusia dengan cara menelaah ulang ayat ayat Alquran dan Sunnah Nabi secara kontekstual bukan secara tekstual (Abdullah, 2000). Haedar Nashir (2022) menegaskan bahwa ranah dakwah dan tajdid yang dipahami oleh Muhammadiyah merupakan jalan perubahan atau reformasi untuk merealisasikan Islam sebagai agama bagi kemajuan hidup umat Islam sepanjang zaman.

              1. Karakter Dakwah Muhammadiyah

              Didasarkan pada hasil penelitian ditemukan tiga karakter dakwah Muhammadiyah di Sumatera Utara. (1). Corak radikal. (2). Corak moderat.  (3). Corak Modernis. Corak radikal dimaknai menyentuh isi permasalahan umat, bukan bersikap ekstrim seperti dipahami kaum sekuler dan kelompok Islamopobia. Moderat artinya sikap sosial keagamaan yang mengutamakan keseimbangan, keterukuran, kearifan dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama secara terbuka dari sudut konteks sosial tanpa kehilangan prinsip-prinsip dasar. Pemahaman lain yang sering dikemukakan oleh kalangan intlektual muslim sikap jalan tengah dan at-tasamuh (toleransi). (Shihab, 2020). Sedangkan modernis adalah berpikiran maju dan rasional dalam pengembangan dakwah berbasis agama dan sainteknologi.

              Corak dakwah radikal sebenarnya bukan istilah yang dikembangkan oleh kaum intelektual, pimpinan dan warga Muhammadiyah tetapi orang orang di luar Muhammadiyah yang memberikan komentar dan kritik tajam terhadap budaya dakwah Muhammadiyah. Pada sisi lain karena terjadi pertarungan ideologi dakwah Muhammadiyah di Sumatera Utara antara kelompok yang menyebut dirinya kaum tua yang diwakili oleh Nahdhatul Ulama (NU) dan Al Jam’iyatul Washliyah. (Hasanuddin, 1988). Peristiwa pertarungan ideologi tersebut terjadi sejak tahun 1930 an era penjajahan Belanda hingga  rentang waktu tahun 1980 dan 1990-an. Tetapi sampai pada era tahun 2000 hingga sekarang pertarungan ideologi dakwah Muhammadiyah antara kaum tua dan muda tergolong minimalis di kalangan umat Islam, justru bergema suara persatuan tanpa melihat latarbelakang organisasi keagamaan.

              1. Penggunaan Simbol Simbol Muhammadiyah

              Secara persyarikatan, Muhammadiyah konsisten dengan penggunaan simbol-simbol Muhamadiyah yaitu:

              1. Identitas Muhammadiyah berupa simbol matahari bersinar dua belas memancar ke seluruh penjuru dan dapat menerangi seluruh alam semesta. Di tengah-tengah simbol matahari tertulis kata Muhammadiyah dalam huruf Arab, pada sinar matahari melingkar tertulis kalimat syahadatain, terletak di atas dasar warna hijau yang segar melambangkan kesuburan dan kedamaian. Penggunaan kata Muhammadiyah sebagai simbol berarti pengikut Nabi Muhammad saw. Simbol matahari dimaknai sebuah ciptaan Allah swt yang luar biasa di alam semesta, menerangi dunia dan tanpa matahari manusia dan makhluk lainnya tidak bisa hidup. Dengan demikian kehadiran Muhammadiyah sebagai pemberi cahaya terang benderang yang menyatakan bahwa tidak Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah swt. Karena itu, melalui lambang matahari bersinar bangunlah sikap bersahabat dan toleran terhadap Muhammadiyah seperti matahari yang setiap hari menyinari alam semesta.
              2. Nama masjid Takwa Muhammadiyah. Seperti diketahui seluruh masjid dan mushalla yang didirikan dan dikelola oleh Muhammadiyah diberi nama Takwa. Berikutnya rumah sakit, klinik, panti asuhan dan sekolah sekolah Muhammadiyah mulai dari Bustanul Atfal hingga perguruan tinggi diberi lambang Muhammadiyah. Demikian pula buku-buku, majalah, radio, infomu, TVMU, ACMU, ITMU, amal usaha, buletin, kop surat, surat edaran, surat surat keputusan Muhammadiyah dan mimbar jumat. Penggunaan simbol tidak boleh digunakan secara pribadi tetapi harus atas nama lembaga atau Muhammadiyah. Di sinilah bedanya dengan organisasi lain nama organisasi kadang digunakan atas nama pribadi dan golongan.
              3. Memakai baju batik, jilbab dan peci berlogo Muhammadiyah. Penggunaan simbol ini sebuah penegasan bahwa seseorang adalah warga Muhammadiyah tetapi juga mengandung makna ideologis dan teologis.
              4. Shalat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha di lapangan adalah ajaran tetapi ajaran tersebut telah membudaya di kalangan warga Muhammadiyah. Pada saat shalat warga Muhammadiyah memakai baju baru, saling memaafkan dan melaksanakan silaturrahim sambil mengucapkan doa yakni taqabbalallah minna wa minkum taqabbal ya karim (semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kamu semua).
              1. Dakwah Berbasis Amal Usaha

              Kehebatan dan keunggulan Persyarikatan Muhammadiyah terletak pada banyaknya amal usaha dalam bidang agama, pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial, budaya, dan komunikasi informasi. Mottonya yakni hidup hidupilah Muhammadiyah dan jangan mencari kehidupan di Muhammadiyah. Berikutnya sedikit bicara banyak berbuat. Amal usaha Muammadiyah menyebar di seluruh tanah air dan dimanfaatkan oleh warga, umat Islam pada umumnya bahkan oleh warga non muslim. Mengutip Abdul Mukti dan Fajar Riza Ul Haq (2023), Muhammadiyah menawarkan model bagaimana institusionalisasi nilai nilai keislaman di lembaga pendidikan Islam berkontribusi terhadap kerukunan antara umat beragama dan pemenuhan hak asasi manusia, utamanya hak atas pendidikan. Fenomena Kristen Muhammadiyah (Krismuha) merepresentikan perjumpaan keratif antara identitas keislaman sang liyan (orang lain) dengan tujuan saling memahami dan menghargai perbedaan.

              Didasarkan pada hasil riset tahun 2025, Muhammadiyah ditempatkan ranking keempat terkaya di dunia setelah The Church of Jesus Christ of Latter-Day Saints Simon, Amerika Serikat, Chatolic Church of Germany (Jerman) dan Tiru Mala Tirupati Devasthanams, Hindu India. Semoga Muhammadiyah terus eksis berjuang untuk mencerdaskan umat dan bangsa. amin ya robbal ’alamin. Nasrun minallahi wa fathun qarib. Assalamu ’alaikum warah matullahi wa barakatuh.

               Kesimpulan

              Budaya dakwah Muhammadiyah di Sumatera Utara: Perspektif Sosial Keagamaan merupakan perpaduan yang dinamis antara nilai niai keislaman dan sainteknologi. Dari iintegrasi ini mengantarkan Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah yang adaptif, progresif dan relevan dengan tuntutan era digital sehingga Muhammadiyah tampil dalam bentuk kekuatan unggul dan kompetitif. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari gerakan tajdid (pembaruan) yang mumpuni, pimpinan yang visioner, da’i moderat dan modernis. Selain itu, didukung pula sikap soliditas organisasi yang kuat antara warga dan pimpinan serta  pengembangan dakwah berbasis amal usaha.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Orasi Ilmiah Prof. Dr. Hasrat Efendi Samosir MA, pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

              Next Post

              Orasi Ilmiah Prof. Dr. Sudirman Suparmin Lc MA Pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Mau Tahu Cara Menjadi Content Creator Sukses? Intip Bocoran Mentor di UMP Purwokerto Ini

              12/06/2026
              BeritaMu

              Amanah Umat dan Sensitivitas Kebijakan Negara: Pelajaran dari Polemik Rekening Masjid

              12/06/2026
              BeritaMu

              Bikin Haru Orang Tua, 129 Siswa TK ABA 1 Kutoarjo Matang dan Siap Hadapi Persiapan Masuk SD

              12/06/2026
              Next Post

              Orasi Ilmiah Prof. Dr. Sudirman Suparmin Lc MA Pada Pengukuhan Guru Besar UINSU

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                AIK di PTMA Didorong Jadi Nilai Universal yang Inklusif dan Kontekstual

                12/06/2026

                Kreatif! Mahasiswa Unmuha Sulap Limbah Styrofoam Jadi Sofa Empuk Ramah Lingkungan

                12/06/2026

                Capaian PKM Unismuh Meningkat, Tujuh Tim Ditargetkan Lolos Pimnas 2026

                12/06/2026

                Beyond Tolerance, Ini Cara UMP lahirkan generasi Inklusif di Tengah Tantangan Era Digital

                12/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,390)
                • Hukum Islam (1,423)
                • Kabar PTMA (3,796)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                AIK di PTMA Didorong Jadi Nilai Universal yang Inklusif dan Kontekstual

                12/06/2026

                Kreatif! Mahasiswa Unmuha Sulap Limbah Styrofoam Jadi Sofa Empuk Ramah Lingkungan

                12/06/2026

                Capaian PKM Unismuh Meningkat, Tujuh Tim Ditargetkan Lolos Pimnas 2026

                12/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In