PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Sebanyak 77 peserta dari wilayah eks-Distrik Kroya mengikuti kegiatan Tadabur Alam yang digelar Tapak Suci Pantai Selatan PIMDA 085 Cilacap di kawasan Baturaden, Banyumas, Sabtu (11/4/2026).
Peserta terdiri atas 65 siswa dan 12 kader pelatih dari Kecamatan Adipala, Kroya, Binangun, dan Nusawungu. Kegiatan rutin tiga bulanan itu menjadi sarana mempererat ukhuwah sekaligus membina karakter kader muda Tapak Suci.
Rute kegiatan dimulai dari Curug Bayan. Para peserta kemudian berjalan menuju Pipa Belanda, melintasi jalur hutan ke Curug Jenggala, hingga mendaki ke Pancuran Pitu di lereng Gunung Slamet.
Salah satu pelatih, Mohamad Rezza Tio Samhong, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar melatih ketahanan fisik, tetapi juga menanamkan nilai persaudaraan dan pembinaan karakter.
“Tujuan utama kami adalah menguatkan persaudaraan di bulan Syawal ini. Melalui alam, kita diajarkan untuk rendah hati dan memiliki mental yang kuat. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pembinaan karakter yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menanamkan Akhlak dan Cinta Lingkungan
Sepanjang perjalanan, para siswa ditekankan untuk menerapkan nilai-nilai akhlak karimah. Peserta juga diingatkan agar menjaga sopan santun serta menghormati adat istiadat setempat di mana pun mereka berada.
Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk lebih mengenal dan mencintai potensi wisata daerah sendiri. Dengan melihat langsung keindahan alam Baturaden, peserta diharapkan memiliki kesadaran untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan.
Tetap Menjaga Ibadah di Tengah Perjalanan
Meski menempuh jalur yang cukup menantang, peserta tetap menjaga kewajiban ibadah. Setibanya di kawasan lokawisata Baturaden, seluruh peserta melaksanakan salat Zuhur dan Asar secara jamak qasar.
Komitmen itu, menurut panitia, sejalan dengan nilai dasar Tapak Suci yang menempatkan iman dan akhlak sebagai fondasi utama pembinaan.
“Dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah,” ujar pelatih dalam penegasan nilai kepada peserta.
Kegiatan tadabur alam ini dinilai efektif untuk melatih mental bertahan, kedisiplinan, dan kepatuhan siswa terhadap instruksi pelatih di lapangan.
Melalui kegiatan rutin tersebut, Tapak Suci Pantai Selatan PIMDA 085 Cilacap berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya terampil dalam seni bela diri, tetapi juga memiliki spiritualitas, kepedulian terhadap alam, dan ikatan persaudaraan yang kuat.
Kontributor: Wasis
Editor: Al-Afasy
The post 77 Pendekar Tapak Suci Ikuti Tadabur Alam di Baturaden appeared first on Muhammadiyah Jateng.




