• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

    Semarak Hari Anak Nasional 2026: Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Senam Anak Hebat

    Polresta Surakarta Ungkap Modus Narkoba Anak Melalui Jajanan di Solo

    Mahasiswa Lintas 3 Benua Turun Tangan, Summer Camp FT UMS Lahirkan Inovasi Teknologi untuk UMKM Batik Surakarta

    Sumpah Dokter UMS 2026 Cetak Rekor Akreditasi Internasional Sejajar UI, Rektor Tekankan 4 Pesan Ini

    FAI UMTS dan PDM Padang Lawas Perkuat Sinergi untuk Kaderisasi Muhammadiyah dan Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

      Semarak Hari Anak Nasional 2026: Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Senam Anak Hebat

      Polresta Surakarta Ungkap Modus Narkoba Anak Melalui Jajanan di Solo

      Mahasiswa Lintas 3 Benua Turun Tangan, Summer Camp FT UMS Lahirkan Inovasi Teknologi untuk UMKM Batik Surakarta

      Sumpah Dokter UMS 2026 Cetak Rekor Akreditasi Internasional Sejajar UI, Rektor Tekankan 4 Pesan Ini

      FAI UMTS dan PDM Padang Lawas Perkuat Sinergi untuk Kaderisasi Muhammadiyah dan Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

        Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

        Пин Ап Казино – Официальный сайт Pin Up Casino | Входи и играй

        Mostbet букмекерская контора и казино онлайн Мостбет

        Покердом — особенности и преимущества популярного онлайн покер-рума и казино

        1win букмекерская контора — вход

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

          Semarak Hari Anak Nasional 2026: Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Senam Anak Hebat

          Polresta Surakarta Ungkap Modus Narkoba Anak Melalui Jajanan di Solo

          Mahasiswa Lintas 3 Benua Turun Tangan, Summer Camp FT UMS Lahirkan Inovasi Teknologi untuk UMKM Batik Surakarta

          Sumpah Dokter UMS 2026 Cetak Rekor Akreditasi Internasional Sejajar UI, Rektor Tekankan 4 Pesan Ini

          FAI UMTS dan PDM Padang Lawas Perkuat Sinergi untuk Kaderisasi Muhammadiyah dan Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

            Semarak Hari Anak Nasional 2026: Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Senam Anak Hebat

            Polresta Surakarta Ungkap Modus Narkoba Anak Melalui Jajanan di Solo

            Mahasiswa Lintas 3 Benua Turun Tangan, Summer Camp FT UMS Lahirkan Inovasi Teknologi untuk UMKM Batik Surakarta

            Sumpah Dokter UMS 2026 Cetak Rekor Akreditasi Internasional Sejajar UI, Rektor Tekankan 4 Pesan Ini

            FAI UMTS dan PDM Padang Lawas Perkuat Sinergi untuk Kaderisasi Muhammadiyah dan Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

              Пин Ап Казино Официальный сайт | Pin Up Casino играть онлайн – Вход, Зеркало (2026)

              Пин Ап Казино – Официальный сайт Pin Up Casino | Входи и играй

              Mostbet букмекерская контора и казино онлайн Мостбет

              Покердом — особенности и преимущества популярного онлайн покер-рума и казино

              1win букмекерская контора — вход

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Keikhlasan atau Ambisi: Mana yang Seharusnya Kita Pilih?

              admin by admin
              17/03/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Keikhlasan atau Ambisi: Mana yang Seharusnya Kita Pilih?

              (Tulisan ke-47 dari Beberapa Tulisan Terkait Kaderisasi)

              WartaTerkait

              UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

              Polresta Surakarta Ungkap Modus Narkoba Anak Melalui Jajanan di Solo

              Semarak Hari Anak Nasional 2026: Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Senam Anak Hebat

              Mahasiswa Lintas 3 Benua Turun Tangan, Summer Camp FT UMS Lahirkan Inovasi Teknologi untuk UMKM Batik Surakarta

              Oleh : Amrizal – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumatera Utara / Dosen Unimed

              Sudah cukup lama saya bergumul dengan pertanyaan ini: Apakah kita benar-benar memahami makna dari “di Muhammadiyah, kami tidak pernah meminta jabatan, tetapi pantang menolak ketika diberi amanah?” Sering kali, ungkapan tersebut terdengar mulia dan penuh makna, tetapi tidak jarang ia juga menjadi kalimat yang justru dipakai untuk menutupi ketidakberanian kita menghadapi kenyataan yang lebih dalam. Keikhlasan—yang seharusnya menjadi ruh dari setiap amanah—dalam beberapa kesempatan, bisa menjadi kedok untuk menyembunyikan ambisi yang tak terucap.

              Mari kita bicara tentang kenyataan di lapangan. Di banyak kesempatan, saya sering mendengar ungkapan ini diulang-ulang oleh orang-orang yang sama yang, ketika diberi amanah, kemudian terjebak dalam pola pikir bahwa jabatan adalah tujuan. Mereka mengatakan, “Saya menerima ini karena amanah,” namun tindakan mereka terkadang mencerminkan hal yang sebaliknya—seolah mereka memanfaatkan posisi tersebut sebagai batu loncatan untuk kekuasaan lebih besar atau untuk memperoleh pengakuan lebih luas. Di sini kita harus bertanya dengan jujur: apakah benar kita telah menerima amanah, atau sebenarnya kita sedang menerima kesempatan untuk menguasai lebih banyak ruang?

              Muhammadiyah mengajarkan kita untuk tidak mengejar jabatan, dan seharusnya itu diterima sebagai prinsip yang mendalam, bukan sekadar slogan kosong. Namun, kenyataannya, dalam beberapa situasi, kita lebih sering menemukan orang yang menginginkan posisi tertentu lebih daripada yang ingin berkontribusi. Mengapa? Karena di balik penolakan yang penuh kemasan, ada ketakutan akan kehilangan kontrol, kekuasaan, atau status sosial. Ini adalah penyakit laten yang sudah menggerogoti banyak gerakan, bukan hanya Muhammadiyah. Banyak yang berlindung di balik kalimat ini untuk menutupi ketakutan mereka kehilangan pengaruh.

              Saya berpikir, bagaimana kita bisa meyakinkan diri bahwa kita tidak termakan ambisi ketika kita menerima amanah, ketika dalam hati kita yang terdalam kita tahu bahwa kita juga berharap mendapat penghargaan atau posisi yang lebih tinggi setelahnya? Keikhlasan itu bukan hanya tentang mengatakan “ya” pada amanah yang datang, tetapi tentang menyingkirkan segala macam ambisi yang bersembunyi di balik kata-kata tersebut. Keikhlasan adalah tentang seberapa jauh kita mampu menahan diri dari pengaruh duniawi yang sering kali datang bersama jabatan. Tidak cukup hanya dengan berkata, “Saya siap mengemban amanah ini,” jika di balik kata-kata tersebut ada keinginan untuk mengambil lebih banyak daripada yang seharusnya.

              Tentu saja, tak ada yang salah dengan menginginkan untuk berkembang dan memperoleh kesempatan. Tetapi mari kita lihat fakta yang ada: bagaimana kita memperlakukan amanah itu setelah kita memegangnya? Apakah kita fokus pada penyelesaian tugas dan pencapaian tujuan organisasi? Ataukah kita mulai lebih sering berbicara tentang kepentingan pribadi, mencoba menjaga posisi, atau membangun jaringan yang menguntungkan kita secara pribadi? Di situlah ujian sebenarnya—bukan di saat kita mengangkat tangan menerima jabatan, tetapi di saat kita mulai mengelola apa yang sudah diberikan kepada kita.

              Amanah dalam Muhammadiyah tidak bisa dipisahkan dari konsep tanggung jawab yang utuh. Ini bukan hanya tentang siap atau tidak siap memimpin, tetapi lebih kepada bagaimana kita memanfaatkan kesempatan untuk berbuat lebih banyak. Ini bukan soal ketakutan akan penolakan, melainkan kesadaran akan potensi yang bisa kita bawa kepada umat. Tanggung jawab bukan sekadar memberikan jawaban atas apa yang sudah ada, tetapi menggali lebih dalam lagi, memikirkan lebih jauh, dan merancang perubahan yang lebih besar bagi kebaikan umat.

              Masalahnya, dalam banyak kasus, kita terlalu sering terjebak dalam rutinitas organisasi tanpa ada upaya serius untuk memikirkan arah yang lebih jelas. Di sinilah letak krisis dalam Muhammadiyah saat ini—banyak yang menerima amanah, tetapi tidak cukup memiliki keberanian untuk merombak struktur yang sudah usang. Banyak yang lebih nyaman dengan keadaan yang ada, memilih untuk bertahan di zona nyaman daripada mengambil risiko untuk melakukan perubahan. Dan di situlah organisasi ini mulai kehilangan relevansinya. Mungkin kita sudah terlalu lama terjebak dalam sejarah yang gemilang tanpa benar-benar memahami apa yang harus dilakukan untuk menghadapinya dengan cara yang lebih cerdas.

              Muhammadiyah adalah gerakan yang besar, namun besar bukan berarti sempurna. Dalam banyak hal, kita harus mengakui bahwa organisasi ini pun mengalami stagnasi—bukan karena kurangnya niat baik, tetapi karena kurangnya kesadaran untuk melakukan evaluasi diri yang menyeluruh. Kami, sebagai bagian dari Muhammadiyah, sering kali terlalu mudah merasa puas dengan pencapaian-pencapaian kecil. Padahal, perubahan yang dibutuhkan tidak sekadar pada level internal, tetapi juga pada cara kita menyikapi tantangan zaman. Menjadi bagian dari Muhammadiyah bukan hanya soal mengulang kalimat “bagi Muhammadiyah jiwa raga kami,” tetapi juga soal bertanggung jawab untuk meletakkan gerakan ini pada jalur yang benar dan relevan dengan tantangan masa depan.

              Salah satu ujian terbesar yang dihadapi organisasi ini adalah bagaimana menjaga kemurnian niat di tengah berbagai godaan. Keikhlasan itu hanya bisa diuji dengan keberanian untuk terus-menerus mengkoreksi diri dan bertanya: Apakah saya benar-benar mengerjakan ini untuk umat, ataukah saya hanya mengejar pencapaian pribadi dalam wujud jabatan atau pengaruh?

              Pada titik ini, Muhammadiyah membutuhkan lebih dari sekadar pengakuan bahwa kita tidak memanfaatkan jabatan. Kita membutuhkan kader yang berani menyatakan, “Saya siap melepaskan kenyamanan pribadi demi kemajuan umat.” Kita membutuhkan pemimpin yang tidak hanya pandai berkata, tetapi juga berani bertindak, berani memperbaiki dan bahkan menggugat hal-hal yang sudah lama dianggap benar tapi sebenarnya tidak lagi relevan dengan kebutuhan zaman.

              Kita tak boleh menutup mata dari kenyataan bahwa saat ini banyak sekali orang yang menginginkan amanah bukan sebagai bentuk pengabdian, melainkan sebagai pintu masuk menuju kemapanan atau pengaruh yang lebih besar. Seringkali kita lupa bahwa amanah yang diterima harusnya menjadi sarana untuk melakukan sesuatu yang lebih besar, bukan untuk memperbesar diri kita sendiri. Dan di sini, kita harus berhenti bertanya hanya pada orang lain—“Apakah mereka ikhlas mengemban amanah ini?”—dan mulai bertanya pada diri kita sendiri, “Apakah saya ikhlas dalam menjalankan tugas ini tanpa embel-embel apapun selain untuk Allah dan umat?”

              Maka pertanyaan yang akhirnya harus kita jawab bukan hanya soal menerima atau menolak amanah, tetapi bagaimana kita bisa memastikan bahwa amanah itu dilaksanakan dengan integritas, kejujuran, dan kesungguhan yang penuh, tanpa terpengaruh oleh godaan-godaan duniawi yang sering kali menyelubungi setiap jabatan yang ada.

              Jika kita tidak bisa menjawab pertanyaan ini dengan jujur, maka wajar jika kita mulai meragukan keberlanjutan gerakan ini. Muhammadiyah adalah tentang komitmen untuk umat, bukan tentang berapa banyak jabatan yang kita raih. Saatnya kita refleksikan dengan benar: apakah kita siap untuk mengabdi tanpa pamrih, ataukah kita hanya ingin menikmati hasil dari sebuah proses panjang yang kita klaim sebagai pengabdian?

              Wallahu a’lam bish shawab

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Silaturahmi Ramadhan: Ketika Kader Mencari Persyarikatan dan Kebersamaan Menjadi Energi Peradaban

              Next Post

              Hadirkan Senyum Bahagia, Lazismu Kota Medan Fasilitasi 170 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              UPI Bandung Tinjau Sekolah Dasar AI Pertama di Solo, Ini Terobosan Kurikulumnya

              26/07/2026
              BeritaMu

              Polresta Surakarta Ungkap Modus Narkoba Anak Melalui Jajanan di Solo

              26/07/2026
              BeritaMu

              Semarak Hari Anak Nasional 2026: Ratusan Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Senam Anak Hebat

              26/07/2026
              Next Post
              Hadirkan Senyum Bahagia, Lazismu Kota Medan Fasilitasi 170 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran

              Hadirkan Senyum Bahagia, Lazismu Kota Medan Fasilitasi 170 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Milad ke-30 UMBJM Teguhkan Peran sebagai Pusat Keilmuan dan Peradaban

                26/07/2026

                UM Maluku Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Perkuat SDM dan Prestasi Nasional

                26/07/2026

                UIAD Sinjai Berangkatkan Mahasiswa Ikuti KKN-MAs 2026, Tegaskan Peran Pengabdian dan Dakwah

                26/07/2026

                UMP Lepas Ribuan Mahasiswa KKN, Siap Jadi Agen Perubahan di Masyarakat

                26/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,849)
                • Hukum Islam (1,560)
                • Kabar PTMA (4,003)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Milad ke-30 UMBJM Teguhkan Peran sebagai Pusat Keilmuan dan Peradaban

                26/07/2026

                UM Maluku Resmi Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Perkuat SDM dan Prestasi Nasional

                26/07/2026

                UIAD Sinjai Berangkatkan Mahasiswa Ikuti KKN-MAs 2026, Tegaskan Peran Pengabdian dan Dakwah

                26/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In