PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukuhkan reputasi akademiknya di tingkat nasional. Muhammad Yogi Saputro, mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) UMS, sukses meraih penghargaan sebagai Peserta Terbaik III dalam Workshop Nasional Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APPPTMA) Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Tangerang (13-14/2) ini diikuti oleh 67 peserta dari 28 perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Indonesia.
Dalam forum tersebut, Yogi mempresentasikan artikel ilmiah berjudul “Digital Transformation in Islamic Religious Education”. Riset ini ditargetkan menembus jurnal internasional bereputasi, Digital Education for All. Yogi mengintegrasikan konsep transformasi digital dengan nilai pedagogis serta tantangan etika PAI di era kecerdasan buatan (AI) secara sistematis.
“Transformasi digital berbasis AI adalah isu strategis. Pendidikan agama tidak boleh tertinggal dari teknologi. Integrasi AI secara etis dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan daya saing global tanpa mencabut akar nilai Islam,” ungkap Yogi, Senin (23/2).
Salah satu poin krusial dalam risetnya adalah peringatan terhadap risiko AI dalam menyeragamkan pemahaman agama. Yogi menilai AI cenderung memberikan jawaban umum, sementara Islam memiliki kekayaan intelektual berupa keberagaman mazhab dan tafsir.
“AI mungkin membantu memberi gambaran awal, tetapi pendalaman tetap membutuhkan bimbingan ulama. AI bukan ancaman, yang berbahaya adalah jika kita menggunakannya tanpa ilmu dan tanpa etika,” tegasnya. Ia menekankan bahwa AI harus menjadi penguat peran guru, bukan pengganti.
Didukung oleh Prof. Dr. Waston, M.Hum., Yogi berharap pencapaiannya memotivasi para pendidik untuk tidak menjauh dari ruang digital. Menurutnya, pendidik agama harus hadir di ruang AI agar nilai-nilai Islam ikut mewarnai cara teknologi tersebut dimanfaatkan.
“Kalau kita menjauh, ruang itu akan diisi oleh pihak lain yang mungkin tidak memiliki sensitivitas nilai yang sama,” pungkasnya. Keberhasilan ini diharapkan semakin memperkuat posisi UMS dalam pengembangan riset PAI yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kontributor: Rosalie | Humas
Editor: Al-Afasy
The post Gagasan AI dalam Pendidikan Islam Hantar Mahasiswa UMS Raih Penghargaan Nasional appeared first on Muhammadiyah Jateng.



