• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Oktober 22, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

    Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

    Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

    Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

    Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

    Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

    Ketika Negara Meminta Fatwa

    Ketika Negara Meminta Fatwa

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

      Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

      Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

      Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

      Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

      Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

      Ketika Negara Meminta Fatwa

      Ketika Negara Meminta Fatwa

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

          Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

          Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

          Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

          Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

          Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

          Ketika Negara Meminta Fatwa

          Ketika Negara Meminta Fatwa

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

            Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

            Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

            Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

            Kabut Asap : Ketika Langit Gelap, Ekonomi dan Sosial Ikut Lumpuh

            Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

            Ketika Negara Meminta Fatwa

            Ketika Negara Meminta Fatwa

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Filologi (Tahqīq at-Turāts)

              admin by admin
              19/09/2025
              in BeritaMu
              0
              Filologi (Tahqīq at-Turāts)
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Filologi (Tahqīq at-Turāts)

              Oleh : Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar – Dosen FAI UMSU dan Kepala OIF UMSU

              WartaTerkait

              MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

              Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

              Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

              Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

               

              Jumlah karya tulis (turats) umat Islam saat ini mencapai tiga juta naskah, merupakan yang terbesar di dunia. Tidak ada peradaban di zaman silam yang mampu menyaingi khazaha tulis di peradaba Islam ini. Ciri dan distingsi peradaban Islam adalah literasi dan literaturnya
              yang melimpah dengan bahasa Arab sebagai bahasanya. Para ahli mencatat, dari jumlah tiga juta naskah ini baru sekitar sepuluh persen saja yang berhasil dikaji dan ditelaah baik dalam bentuk tahqiq (kajian filologis), dirasah (analisis konten dan substansi), maupun dalam
              bentuk kajian-kajian lainnya.

              Filologi (Arab: tahqiq at-turats) adalah salah satu disiplin ilmu utama mengkaji dan menggali khazanah manuskrip. Filologi (philologia) berasal dari kata philos yang bermakna ‘cinta’ dan logos yang bermakna ‘ilmu’. Secara terminologi filologi adalah ilmu tentang bahasa, kebudayaan, pranata, dan sejarah suatu bangsa sebagaimana terdapat di bahan-bahan tertulis. Di dunia Arab, filologi disebut “tahqiq” atau “tahqiq at-turats” yaitu meneliti teks dan naskah (manuskrip) guna menemukan redaksi sebagaimana ditulis pengarang sebuah kitab (mu’allif) secara cermat baik dari segi bahasa, tulisan, dan pengertian (lihat: Ahmad Mathlub, Nuzhrah fī Tahqīq al-Kutub, 1982, h. 9). Adapun obyek filologi dan yang menjadi kajian utama dalam filologi adalah teks dan naskah itu sendiri.

              Ada sejumlah syarat dan karakter yang harus dimiliki oleh seorang filolog (muhaqqiq) yaitu: (1) seorang filolog harus mencintai naskah, (2) seorang filolog harus jujur dan amanah dalam menyunting teks, (3) seorang filolog harus sabar dalam meneliti dan membaca teks manuskrip, (4) seorang filolog harus menumbuhkan sikap ragu terhadap naskah, (5) seorang filolog memiliki wawasan luas atas naskah dan tertutama terhadap tema yang diteliti, dan lain-lain. Selain itu seorang filolog juga mesti menguasai bahasa naskah yang akan ditahqiq.
              Tatkala seorang filolog mengkaji (men-tahqiq) naskah dalam bahasa Arab maka memestikan filolog itu mebguasai dan memahami bahasa Arab dengan baik. Berikutnya seorang filolog juga mesti menguasai sejarah disiplin ilmu yang diteliti guna menndapatkan gambaran
              komprehensif terhadap dinamika dan karakter keilmuan yang berkembang waktu itu. Selain itu tak kalah pentingnya seorang filolog juga mesti memahami istilah teknis disiplin ilmu yang diteliti.

              Tahqiq yang berarti konkretisasi merupakan aktivitas utama dalam filologi. Secara teknis aktivitas tahqiq meliputi hal-hal berikut: (1) transliterasi dan transkripsi teks, (2) memberi penjelasan (ta’liq) atas istilah tertentu, (3) mengatur teks kepada beberapa paragraf
              agar pokok pikiran (inti) naskah dipahami, (4) menambah sub judul (bila diperlukan), (5) menjelaskan perbedaan bacaan antara teks suntingan (nuskhah al-mu'tamidah) dengan teks-teks naskah lain (nuskhah al-musa'idah), (6) memberi catatan (at-ta'liqat) atau komentar (asy-syarh) secara ringkas, dan lain-lain.

              Selain tahqiq, hal penting lain dalam filologi adalah dirasah yaitu analisis atas naskah dan pengarang (mu’allif). Secara garis besar dirasah (analisis) meliputi kajian atas naskah dan pengarang (mu’allif). Kajian atas pengarang meliputi analisis dan deskripsi biografi
              pengarang dari sebuah naskah yang meliputi karya, keilmuan, kontribusi, dan lain-lain. Berikutnya dinamika dan diskursus keilmuan zaman pengarang (mu’allif), lalu situasi politik dan sosial ketika itu, dan lain-lain.

              Merupakan fakta, kajian filologi menghasilkan pengetahuan dan informasi baru yang berguna dalam pengembangan keilmuan era kini, diantaranya adalah terungkapnya sisi-sisi lain atau informasi-informasi lain namun sangat berguna seperti informasi alam (gempa, banjir, badai, longsor, dan lainnya) yang pernah terjadi di masa lalu. Demikian lagi melalui naskah terdapat informasi humanis masyarakat di zaman silam seperti informasi wabah, medis, dan lain-lain. Berbagai informasi ini adakalanya didapat bukan dari satu naskah utuh
              yang membahas tentang hal itu, namun melalui catatan-catatan (at-ta’liqat) dalam sebuah naskah.

               

              Manuskrip “Shahih al-Bukhary”, ditulis sekitar tahun 1185 M – 1186 M (Koleksi British Library’s Department of Asian & African Studies). Bab : Puasa di Hari Jumat, di dalamnya ada redaksi “akhbarana al-Bukhari” (telah mengabarkan kepada kami Al-Bukhari) yang
              menunjukkan naskah ini telah disalin ulang. Berikutnya dalam naskah ini ada perawi berbeda yaitu ‘Abdul Hamid bin Ja’far (manuskrip) dan ‘Abdul Hamid bin Jubair bin Syaibah (dalam versi cetak).

               

              Naskah “Durrat Al-Aḥkām Min Ḥadīth Sayyid Al-Anām” karya Muhammad ‘Aydrus Qaimuddin bin Badaruddin al-Buthuni, Sultan Buton ke-29 (1824 M – 1851 M). Tema: pentingnya niat, rukun Islam dan iman, ihsan, tanda-tanda hari kiamat, keistimewaan al-Quran, doa-doa harian, keutamaan ibadah malam, dan lain-lainnya. Naskah ini membuktikan cukup kuatnya akar tradisi penulisan kitab hadis di Nusantara.

              Sejatinya, di alam-melayu nusantara ada banyak naskah (manuskrip) dalam berbagai bahasa dan disiplin ilmu yang ditulis oleh ulama-ulama alam-melayu nusantara. Naskah-naskah itu meliputi berbagai bidang seperti fikih, tasawuf, hadis, tafsir, akidah, falak, hadis, medis, bahasa, dan lain-lain. Khusus dalam bidang hadis dapat dinyatakan hingga kini belum banyak kajian filologis komprehensif tentangnya. Padahal Prof. Dr. Oman Fathurrahman dalam artikelnya yang berjudul “The Roots of The Writing Tradition of Ḥadīth Works in Nusantara: Hidāyāt al-Ḥabīb by Nūr al-Dīn al-Rānīrī” menyatakan tradisi penulisan kitab-kitab hadis di kalangan para ulama nusantara tidaklah sesepi yang dikesankan selama ini. Meskipun dari segi jumlah memang kalah jauh dibanding dengan bidang keilmuan lainnya, terutama tasawuf dan fikih.

              Naskah yang berisi hadis-hadis Nabi Saw, penulis anonim.

              Selain kajian filologi, terdapat pula segmen lain dari kajian filologi yang cukup penting yang dikenal dengan kodikologi yang mengkaji aspek-aspek diluar teks sebuah manuskrip seperti kajian atas naskah ditulis dalam bahasa apa (Arab, Melayu, Jawi, Batak, Bugis, Aceh, Sansekerta, Persia, dan bahasa lainnya), jenis kertas yang digunakan (kertas papirus, kertas eropa, kertas Cina, kertas Persia, dan lain-lain), rubrikasi tinta (merah, hitam, dan lainnya), kondisi naskah (baik, buruk, banyak dimakan binatang pengerat, dan lain-lain), kepemilikan naskah (pribadi, masjid, perpustakaan, dan lain-lain). Misalnya dapat dilihat dalam naskah di bawah ini,

               

              Dikethaui naskah ini ditulis oleh seorang Raja. Tidak ada kolofon, sehingga informasi kapan
              dan dimana kitab ini diselesaikan tidak diketahui. Diduga naskah ini ditulis di Buton antara
              tahun 1824 M – 1851 M (era Muhammad `Aydrus sebagai Sultan Buton ke-29). Latar
              belakang naskah ini ditulis adalah tatkala orang-orang meminta Sultan untuk menyusun
              ringkasan kitab hadis. Artinya penulisan kitab (naskah) ini terjadi ketika Sultan Muhammad Aydrus  masih menjabat sebagai raja di Kesultanan Islam Buton.

              Dari uraian di atas tampak bahwa kajian filologi merupakan kajian yang penting dan memiliki manfaat yang agung. Melalui kajian filologi sejatinya dapat mengungkap masa lalu sebagaimana dalam literatur (naskah) guna menyorot dan mengambil kearifan di masa depan.
              Urgensi kajian filologi, terutama tahqiq naskah, setidaknya membuka wawasan dan pengetahuan tentang peradaban Islam, khususnya peradan Islam di alam melayu nusantara.

              Selain itu melalui pembacaan historis akan diketahui peran Barat dalam diskursus filologi yang mana telaah dan kajian filologi telah dilakukan oleh Barat (Yunani) sejak lama. Berikutnya dengan filologi akan diketahui ketersambungan dan kesinambungan sebuah ilmu,
              sebuah istilah Arab bijak menyatakan “al-’ilm turats musytarik” (ilmu adalah warisan bersama), yang artinya tidak dapat disematkan kepada satu kelompok (peradaban, bangsa, komunitas) tertentu, namun ilmu adalah milik dan warisan bersama. Wallahu a’lam[]

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Janji Menko Polkam Djamari Chaniago Usai Dilantik

              Next Post

              Bahas Integrasi Nilai Kewirausahaan pada Sekolah Alam, SPs UMJ Luluskan Doktor ke-92

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

              21/10/2026
              BeritaMu

              Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

              21/10/2026
              BeritaMu

              Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

              21/10/2026
              Next Post

              Bahas Integrasi Nilai Kewirausahaan pada Sekolah Alam, SPs UMJ Luluskan Doktor ke-92

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

                21/10/2026

                Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

                21/10/2026

                Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

                21/10/2026

                Belajar, Berjejaring, dan Berdaya: UMKM Muhammadiyah Menyongsong Muktamar di Sumatera Utara

                21/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,908)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,345)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                MUI Tak Setuju Wajib Halal Diundur, Ini Alasannya

                21/10/2026

                Menembus Batas Asap: Mengapa Kampanye Global Ferry Irwandi Menjadi Titik Balik Karhutla Indonesia

                21/10/2026

                Hasil Lengkap Survei Poltracking Indonesia: Tingkat Kepuasan, Kepercayaan Publik

                21/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In