Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) terus menunjukkan komitmennya sebagai kampus berdampak global dengan melaksanakan program International Community Services atau Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional di Malaysia. Kegiatan ini berlangsung pada 4–9 Agustus 2025 dan melibatkan kolaborasi strategis bersama tiga Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah (PTMA), yakni Universitas Muhammadiyah Bandung, UMMADA Cirebon, dan Universitas Muhammadiyah Jember. Sebanyak 27 mahasiswa dari berbagai PTMA turut ambil bagian dalam program yang difokuskan untuk membantu anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta masyarakat di Kawasan Rukun Tetangga (KRT) di Malaysia.
Baca juga: Mahasiswa UMJ Wujudkan Peduli Sosial Melalui KKN Bina Desa di Pandeglang
Kegiatan ini tidak hanya menggandeng institusi pendidikan, tetapi juga melibatkan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Aisyiyah (PCIA) Malaysia, menjadikannya sinergi lintas negara yang kuat. Pengabdian dilakukan di empat lokasi yang mayoritas dihuni oleh komunitas PMI, seperti Sanggar Bimbingan Muhammadiyah di Kampung Baru, Kampung Pandan, Kepong, dan KRT Desa Jati Nilai.
“Program internasional ini merupakan wujud nyata komitmen UMJ dalam mendukung program internasionalisasi serta kontribusi aktif PTMA sebagai kampus yang berdampak di masyarakat global,” ungkap Prof. Dr. Tri Yuni Hendrawati, M.Si., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMJ.
Sementara itu, Ketua Panitia KKN UMJ 2025, Darto, S.E., M.M., menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi pijakan awal bagi UMJ untuk memperluas jangkauan pengabdian internasional di masa depan. “Kami berharap program ini tidak hanya berhenti di empat titik saat ini, namun terus berkembang dan menjangkau lebih banyak komunitas WNI di luar negeri,” ujarnya.
Beragam tema diangkat dalam program ini, mencerminkan multidisiplin ilmu dari para dosen yang terlibat. Di antaranya, Prof. Tri Yuni mengangkat edukasi bertema “Education on Making Black Garlic, a Superfood Rich in Antioxidants”, Darto menyosialisasikan literasi keuangan melalui program “Improving Financial Literacy through Socialization and Education”, dan Nurmalia Lusida membahas pentingnya sarapan sehat dalam program “Raising Awareness of the Importance of a Healthy Breakfast for the Golden Generation”.
Program ini menjadi bukti konkret bahwa UMJ dan PTMA tidak hanya berkiprah di level nasional, namun juga aktif membangun jejaring global yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan kemajuan ilmu pengetahuan lintas negara.
Artikel Kolaborasi UMJ dan 3 PTMA, PkM Internasional Menyasar Komunitas PMI pertama kali tampil pada Universitas Muhammadiyah Jakarta.





