• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Mei 22, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

    Muslimah Berkarya: Meneladani Perempuan Hebat di Masa Nabi

    Kemenhaj RI Pastikan 3 Juta Paket Makanan Haji Armuzna Aman hingga Mina dan Arafah

    Total Ada 9 WNI Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Berikut Daftarnya

    Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

    Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

      Muslimah Berkarya: Meneladani Perempuan Hebat di Masa Nabi

      Kemenhaj RI Pastikan 3 Juta Paket Makanan Haji Armuzna Aman hingga Mina dan Arafah

      Total Ada 9 WNI Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Berikut Daftarnya

      Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

      Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

          Muslimah Berkarya: Meneladani Perempuan Hebat di Masa Nabi

          Kemenhaj RI Pastikan 3 Juta Paket Makanan Haji Armuzna Aman hingga Mina dan Arafah

          Total Ada 9 WNI Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Berikut Daftarnya

          Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

          Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

            Muslimah Berkarya: Meneladani Perempuan Hebat di Masa Nabi

            Kemenhaj RI Pastikan 3 Juta Paket Makanan Haji Armuzna Aman hingga Mina dan Arafah

            Total Ada 9 WNI Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Berikut Daftarnya

            Kunci Kampung Berkah dan Bahagia, Anggota PDM Solo Ajak Warga Perkuat Iman

            Peringati Milad 109 Aisyiyah, ‘Aisyiyah Jateng Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pangan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Kolom Dr. Arwin : Pesimisme dan Narasi Negatif terhadap KHGT

              by
              10/04/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id

              Pesimisme dan Narasi Negatif terhadap KHGT

              WartaTerkait

              Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

              Muslimah Berkarya: Meneladani Perempuan Hebat di Masa Nabi

              Kemenhaj RI Pastikan 3 Juta Paket Makanan Haji Armuzna Aman hingga Mina dan Arafah

              Total Ada 9 WNI Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Berikut Daftarnya

              Oleh : Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar Dosen FAI UMSU dan Kepala OIF UMSU

               

              Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) merupakan terobosan sekaligus jawaban atas utang peradaban Islam selama 14 abad lebih terkait sistem penjadwalan waktu (kalender) yang definitif lagi global bagi umat Islam di seluruh dunia. Kehadiran KHGT menjadi angin segar terutama bagi kalangan yang optimis dan merindukan kalender Islam pemersatu umat Islam dalam rangka mengakhiri perbedaan dalam penentuan hari-hari ibadah umat Islam di seluruh dunia. Muhammadiyah, sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia mengambil langkah progresif dengan mengkaji dan mengadopsi hasil putusan Muktamar Turki 1437 H/2016 M yang berikutnya dinamakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

              Tidak dipungkiri, sebagai sebuah gagasan baru, KHGT mendapat kritik dan masukan dari sejumlah kalangan. Kritik dan masukan itu meliputi aspek Prinsip, Syarat, dan Parameter (PSP), yang mana ketiganya merupakan unsur melekat dan bagian tak terpisahkan dalam KHGT sebagai kalender unifikatif. Tidak dipungkiri, konstruksi KHGT atau hasil putusan Muktamar Turki 1437 H/2016 M memiliki sejumlah kelemahan yang patut disempurnakan.

              Sebagai sebuah gagasan baru, terlebih merupakan produk fikih kontemporer, dipastikan KHGT akan menghadapi tantangan berupa kritikan dalam berbagai aspek sebagai konsekuensi perbedaan cara pandang dalam memahami dalil dan konteks persoalan. Sekali lagi hal semacam ini sesuatu yang lumrah dan alami. Namun selain kritik dan masukan konstruktif, KHGT juga ternyata mendapat pesimisme dan penolakan terutama dari pihak yang memang sejak dari awal pesimis terhadap kehadiran KHGT dengan berbagai alasan dan pertimbangan. Diantara pesimisme itu adalah dengan membangun narasi bahwa KHGT sebagai produk impor dengan konotasi sinis.

              Narasi ini tampak sengaja dimunculkan guna menunjukkan bahwa KHGT bukan sesuatu yang baik karena berasal dari luar negeri, bukan produk dalam negeri. Dibalik narasi ini dipahami bahwa produk (hasil kesepakatan) dalam negeri lebih baik dari produk (hasil kesepakatan) luar negeri.

              Patut dicatat, KHGT yang notabenenya merupakan hasil keputusan Muktamar Turki tahun 1437 H/2016 M merupakan hasil pengkajian dan kesepakatan para ahli astronomi dan syariah tingkat dunia, setidaknya ada 60 negara dengan 100 lebih peserta yang hadir dan ikut merumuskannya. Bahkan, ada tiga utusan orang Indonesia dalam perhelatan akbar ini, terlepas tiga orang ini mewakili negara atau ormas, yang jelas ketiganya adalah orang
              Indonesia. Terlepas pula tiga orang ini menyetujui atau menolak kesepakatan global-tunggal yang telah diputuskan. Tiga orang itu adalah Syamsul Anwar, Hendro Setyanto, dan Muhyiddin Junaidi. Karena itu, putusan dan pengadopsian putusan Turki 1437 H/2016 M tidak dapat dikatakan sebagai hasil impor karena kenyataannya ada kehadiran tiga orang Indonesia yang sekali lagi terlepas ketiganya menyetujui atau menolak putusan tersebut.

              Karena itu bagaimana mungkin dikatakan produk impor padahal ada peran tiga orang utusan orang Indonesia, apakah ketiganya tidak dianggap? Patut dicatat pula pada pertemuan sebelumnya, yaitu tahun 1434 H/2013 M, Indonesia juga mengirimkan delegasi yang dipimpin Menteri Agama RI saat itu (Suryadharma Ali) dan tim yang terdiri dari Abdul Djamil, Muchtar Ali, Moedji Raharto, Abdul Hafidz Usman, Susiknan Azhari, dan Sirril Wafa, dalam perhelatan “The Preparation Meeting for International, Crescent Observation Crescent” di Istanbul Turki, sebagai persiapan mengkaji berbagai konsep kalender Islam yang berkembang untuk dibawa ke pertemuan berikutnya (baca: Opini, Media Indonesia, Rabu 21 Februari 2024, hlm. 6).

              Secara substansi, perhelatan Muktamar Turki 1437 H/2016 M merumuskan solusi global persoalan umat Islam terkait Kalender Islam. Pemenuhan solusi global ini merupakan isyarat dan penegasan al-Qur’an (lihat : QS. Al-Anbiya’ [21] : 92 & 107, QS. Al-Mu’min [23]: 52, QS. Saba’ [34]: 28). Sementara secara komposisi, Muktamar ini dihadiri tokoh- tokoh ulama, ilmuwan, dan pemikir Islam dunia, salah satunya adalah Syaikh Yusuf al-Qaradhawi (w. 1443 H/2022 M) dari kalangan ulama. Sementara dari kalangan pemikir kalender Islam ada Muhammd Syaukat ‘Audah (Odeh), Nidhal Qassum, Jamaluddin ‘Abd ar-Raziq, Haiman Mutawalli, Jalaluddin Khanji, dan lainnya.

              Selain itu, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, selaku tuan rumah juga mendukung penuh Muktamar tersebut dengan memberi sambutan tertulis (yang dibacakan oleh salah seorang panitia muktamar). Erdogan mendukung penuh upaya perumusan kalender Islam dunia tersebut, ia menyampaikan harapannya bahwa muktamar ini memunculkan roadmape kalender Islam dari kalangan para ulama dan saintis (astronom).  Lebih dari itu, Erdogan juga optimis bahwa sejatinya akan terjadi kesepakatan di kalangan umat Islam terkait penyatuan kalender hijriah ini. Bahkan sebagai bentuk komitmen sebagai penyelenggara, Turki langsung menerapkan putusan tersebut.

              Kembali kepada KHGT sebagai produk impor. Padahal bila diperhatikan, ada banyak produk hasil kesepakatan dunia yang boleh jadi Indonesia sama sekali tidak terlibat di dalamnya namun produk (kesepakatan) itu digunakan di Indonesia tanpa ada penolakan, tanpa pesimisme, dan tanpa narasi negatif, diantaranya adalah konsepsi awal hari atau zona waktu dari garis tanggal internasional (International Date Line). Seperti diketahui aliran dan penamaan hari di Indonesia dan dunia hari ini merujuk dan bermula dari garis bujur 180 derajat yang terletak di tengah Samudera Pasifik, yang darinya dirumuskan perhitungan waktu dan hari, diantaranya hari Jum’at sebagai hari pelaksanaan ibadah salat Jum’at di Indonesia dan negara-negara di dunia. Bahkan produk ini pada awalnya dirumuskan oleh orang-orang non Muslim, mengapa terhadap produk ini tidak ada narasi ‘produk impor’?

              Berikutnya lagi “Konvensi Internasional Tentang Perlindungan Terhadap Semua Orang Dari Tindakan Penghilangan Secara Paksa”, “Konvensi Internasional tentang Perlindungan Hak-hak Pekerja Migran dan Keluarganya”, “Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia”, dan produk-produk (hukum, ketetapan, kesepakatan) luar negeri lainnya. Semua ini digunakan dan menjadi panduan orang Indonesia dalam kontestasi dan konteks peran
              globalnya di dunia internasional. Bahkan secara konseptual umat Islam di Indonesia memerlukan dan berkepentingan atas segenap undang-undang ini sebagai bentuk perlindungan dan menjaga jiwa (hifzh nafs) dan bahkan menjaga harta (hifzh maal). Adakah produk-produk impor ini bermasalah atau dipermasalahkan?

              Contoh paling konkret lagi adalah Rekomendasi Jakarta 2017 M, yang notabenenya dirumuskan oleh lima negara (Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Yordania). Bagi negara masing-masing, apakah rumusan 3-6.4 tersebut betul-betul produk dalam negeri? Negara Yordania misalnya, andai saja negara ini menerima dan menerapkan kriteria Rekomendasi Jakarta 2017 M sebagai panduan dalam penetapan hari-hari ibadah
              mereka, apakah umat Islam di negara ini harus dikatakan menggunakan produk (kesepakatan) impor karena berasal dari kesepakatan yang berasal dari luar negara mereka?

              Sekali lagi ada sangat banyak produk-produk (hasil-hasil keputusan) yang berasal dari konsensus dunia internasional yang berguna di Indonesia, namun tidak ada narasi negatif yang ditujukan atasnya. Karena itu pula narasi atas KHGT dengan istilah “impor” sesungguhnya bentuk sinisme dan pesimisme atas kehadiran KHGT. Narasi ini sama sekali tidak substantif, menunjukkan semacam kehabisan kritik sehingga mencari istilah yang
              seolah menohok dan berusaha memojokkan, namun tanpa disadari narasi semacam ini ibarat menepuk air terpercik muka sendiri.

              Sebagai sebuah kebebasan berpendapat, narasi ini dan narasi apa saja tentu sah-sah saja, namun semua orang dapat menilainya sebagai sesuatu yang tak berguna. Secara pasti narasi semacam ini sama sekali tidak mengedukasi, apatah lagi membantu mencarikan solusi. Wallahu a’lam[]

              The post Kolom Dr. Arwin : Pesimisme dan Narasi Negatif terhadap KHGT appeared first on Infomu.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              10 April Diusulkan Sebagai Hari Gunung Berapi Internasional

              Next Post

              Setelah Lebaran: Menjaga Iman di Tengah Rutinitas yang Kian Padat

              InfoLain

              BeritaMu

              Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

              21/05/2026
              BeritaMu

              Muslimah Berkarya: Meneladani Perempuan Hebat di Masa Nabi

              21/05/2026
              BeritaMu

              Kemenhaj RI Pastikan 3 Juta Paket Makanan Haji Armuzna Aman hingga Mina dan Arafah

              21/05/2026
              Next Post

              Setelah Lebaran: Menjaga Iman di Tengah Rutinitas yang Kian Padat

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

                21/05/2026

                Muslimah Berkarya: Meneladani Perempuan Hebat di Masa Nabi

                21/05/2026

                Kemenhaj RI Pastikan 3 Juta Paket Makanan Haji Armuzna Aman hingga Mina dan Arafah

                21/05/2026

                Total Ada 9 WNI Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, Berikut Daftarnya

                21/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,163)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,710)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Haedar Nashir Resmikan Ibrahim Tower RS Roemani, Tegaskan Spirit Amal Usaha Muhammadiyah

                21/05/2026

                Muslimah Berkarya: Meneladani Perempuan Hebat di Masa Nabi

                21/05/2026

                Kemenhaj RI Pastikan 3 Juta Paket Makanan Haji Armuzna Aman hingga Mina dan Arafah

                21/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In