• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Haru Biru Di Wisuda UMSU,  Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

    Haru Biru Di Wisuda UMSU, Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

    Muktamar Muhammadiyah ke-49: Antara Idealisme Bernegara dan Realitas Demokrasi yang Retak

    Sekolah Muhammadiyah Harus Berani Berinovasi dan Melahirkan Terobosan

    Mujadid Rais: Instrumen CWLS Berpotensi Jadi Inovasi Keuangan Syariah Bagi Lembaga Zakat

    Dari Yogyakarta 1925: Ketika Muhammadiyah Memaknai Gerakan Islam sebagai Gerakan Peradaban

    Khutbah Jum’at: Pelajaran Kisah Nabi Musa vs Firaun di Hari Asyura

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Haru Biru Di Wisuda UMSU,  Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

      Haru Biru Di Wisuda UMSU, Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

      Muktamar Muhammadiyah ke-49: Antara Idealisme Bernegara dan Realitas Demokrasi yang Retak

      Sekolah Muhammadiyah Harus Berani Berinovasi dan Melahirkan Terobosan

      Mujadid Rais: Instrumen CWLS Berpotensi Jadi Inovasi Keuangan Syariah Bagi Lembaga Zakat

      Dari Yogyakarta 1925: Ketika Muhammadiyah Memaknai Gerakan Islam sebagai Gerakan Peradaban

      Khutbah Jum’at: Pelajaran Kisah Nabi Musa vs Firaun di Hari Asyura

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Los casinos online más populares de Chile

        Pinco Online Kazino (Пинко) 2026 – Qaydalar və Şərtlər üzrə Bələdçi

        No wagering slot sites UK – pros and cons of no wager bonuses

        Пинко Казино Официальный Сайт – Играть в Онлайн Казино Pinco

        Casino non AAMS in Italia – recensioni dei giocatori

        Fezbet – pełny przegląd i recenzja

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Haru Biru Di Wisuda UMSU,  Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

          Haru Biru Di Wisuda UMSU, Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

          Muktamar Muhammadiyah ke-49: Antara Idealisme Bernegara dan Realitas Demokrasi yang Retak

          Sekolah Muhammadiyah Harus Berani Berinovasi dan Melahirkan Terobosan

          Mujadid Rais: Instrumen CWLS Berpotensi Jadi Inovasi Keuangan Syariah Bagi Lembaga Zakat

          Dari Yogyakarta 1925: Ketika Muhammadiyah Memaknai Gerakan Islam sebagai Gerakan Peradaban

          Khutbah Jum’at: Pelajaran Kisah Nabi Musa vs Firaun di Hari Asyura

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Haru Biru Di Wisuda UMSU,  Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

            Haru Biru Di Wisuda UMSU, Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

            Muktamar Muhammadiyah ke-49: Antara Idealisme Bernegara dan Realitas Demokrasi yang Retak

            Sekolah Muhammadiyah Harus Berani Berinovasi dan Melahirkan Terobosan

            Mujadid Rais: Instrumen CWLS Berpotensi Jadi Inovasi Keuangan Syariah Bagi Lembaga Zakat

            Dari Yogyakarta 1925: Ketika Muhammadiyah Memaknai Gerakan Islam sebagai Gerakan Peradaban

            Khutbah Jum’at: Pelajaran Kisah Nabi Musa vs Firaun di Hari Asyura

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Los casinos online más populares de Chile

              Pinco Online Kazino (Пинко) 2026 – Qaydalar və Şərtlər üzrə Bələdçi

              No wagering slot sites UK – pros and cons of no wager bonuses

              Пинко Казино Официальный Сайт – Играть в Онлайн Казино Pinco

              Casino non AAMS in Italia – recensioni dei giocatori

              Fezbet – pełny przegląd i recenzja

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Merajut Harmoni: Refleksi Katolik atas Inklusivitas Muhammadiyah

              by
              09/03/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Merajut Harmoni: Refleksi Katolik atas Inklusivitas Muhammadiyah

              Oleh : T.H. Hari Sucahyo (Penggagas Lingkar Studi Adiluhung dan Kelompok Studi Pusaka AgroPol
              tinggal di Semarang)

              WartaTerkait

              Haru Biru Di Wisuda UMSU, Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

              Muktamar Muhammadiyah ke-49: Antara Idealisme Bernegara dan Realitas Demokrasi yang Retak

              Sekolah Muhammadiyah Harus Berani Berinovasi dan Melahirkan Terobosan

              Mujadid Rais: Instrumen CWLS Berpotensi Jadi Inovasi Keuangan Syariah Bagi Lembaga Zakat

              PWMJATENG.COM – Sebagai seorang peminat bidang sosial keagamaan dan humaniora, sekaligus penganut  Katolik, saya selalu tertarik untuk memahami bagaimana berbagai kelompok dalam masyarakat Indonesia membangun toleransi dan keberagaman. Salah satu yang paling menarik perhatian saya adalah Muhammadiyah, sebuah organisasi Islam modernis yang sejak awal berdirinya telah menunjukkan komitmen dalam membangun masyarakat yang inklusif dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan (Burhanuddin, 2021).

              Muhammadiyah bukan sekadar organisasi keagamaan, tetapi juga gerakan sosial yang berkontribusi besar dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, dan bantuan kemanusiaan. Sejak didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan pada tahun 1912, organisasi ini telah menanamkan nilai-nilai Islam yang bersifat inklusif dan terbuka terhadap perubahan zaman (Alfan, 2019).

              Ahmad Dahlan sendiri merupakan sosok yang berpandangan luas, mengajarkan pentingnya pendidikan bagi semua orang, tanpa memandang latar belakang agama maupun status sosial. Ia menekankan bahwa Islam harus dipahami secara kontekstual, bukan hanya dalam ranah teologis, tetapi juga dalam dimensi sosial yang lebih luas.

              Saya melihat bahwa Muhammadiyah bukan hanya berperan dalam membangun umat Islam, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam menjaga kerukunan antaragama di Indonesia. Salah satu contoh nyata adalah peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan. Sekolah-sekolah Muhammadiyah tersebar di seluruh Indonesia dan terbuka bagi siapa saja, termasuk bagi mereka yang bukan Muslim (Zulkifli, 2020).

              Saya mengenal beberapa teman yang beragama Kristen dan Katolik yang pernah menempuh pendidikan di sekolah Muhammadiyah dan merasakan suasana yang inklusif serta penuh semangat kebersamaan. Hal ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah tidak hanya mengajarkan Islam dalam ruang lingkup eksklusif, tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai keterbukaan yang memungkinkan terjadinya interaksi lintas agama dalam dunia pendidikan.

              Selain dalam dunia pendidikan, Muhammadiyah juga aktif dalam membantu masyarakat dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial. Rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah yang tersebar di berbagai daerah tidak membeda-bedakan pasien berdasarkan agama. Siapa pun yang membutuhkan pertolongan medis akan mendapatkan layanan dengan baik (Suryaningsih, 2018).

              Hal ini mencerminkan nilai-nilai Islam yang menekankan pentingnya kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama manusia. Sebagai seorang Katolik, saya melihat kesamaan nilai ini dengan ajaran sosial Gereja Katolik yang menekankan pelayanan kepada mereka yang membutuhkan. Dalam konteks ini, Muhammadiyah bukan hanya menjadi agen dakwah Islam, tetapi juga agen kemanusiaan yang melampaui batas-batas agama.

              Baca juga, Mengukur Keberhasilan Puasa: Meniti Jalan Menuju Takwa

              Dalam perjalanan sejarahnya, Muhammadiyah juga memiliki banyak tokoh yang menunjukkan sikap toleransi dan keterbukaan terhadap keberagaman di Indonesia. Salah satu yang paling menonjol adalah Buya Syafii Maarif, seorang intelektual Muslim yang terus menyerukan pentingnya kebhinekaan dan dialog antariman (Maarif, 2017).

              Buya Syafii sering kali mengkritik kelompok-kelompok yang mencoba menggerus nilai-nilai kebangsaan dengan ideologi eksklusif dan intoleran. Ia menegaskan bahwa Islam yang diajarkan oleh Muhammadiyah adalah Islam yang rahmatan lil alamin, yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, bukan hanya untuk kelompok tertentu. Lebih dari sekadar wacana, sikap Buya Syafii tercermin dalam berbagai aktivitasnya, termasuk keterlibatannya dalam berbagai forum lintas agama yang bertujuan membangun pemahaman bersama antara umat Muslim dan non-Muslim.

              Sikap inklusif dan toleran juga tercermin dalam sosok Haedar Nashir, Ketua Umum Muhammadiyah saat ini. Ia sering menyampaikan bahwa Indonesia adalah rumah bagi semua warganya, baik Muslim maupun non-Muslim, dan bahwa Muhammadiyah memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga harmoni dalam kehidupan berbangsa (Nashir, 2022).

              Haedar Nashir juga aktif dalam berbagai dialog lintas agama, menunjukkan bahwa Islam dan Kristen, termasuk Katolik, bisa bekerja sama dalam membangun peradaban yang lebih baik. Dalam banyak kesempatan, ia menegaskan bahwa Islam yang dipahami oleh Muhammadiyah adalah Islam yang bersifat terbuka dan berorientasi pada kemajuan peradaban manusia, bukan Islam yang semata-mata berfokus pada identitas keagamaan sempit.

              Saya teringat sebuah peristiwa yang cukup berkesan. Beberapa waktu lalu, ketika terjadi bencana alam di salah satu daerah di Indonesia, relawan Muhammadiyah bersama dengan berbagai organisasi lintas agama, termasuk dari Gereja Katolik, turun langsung untuk membantu para korban (Setiawan, 2023).

              Mereka bahu-membahu tanpa melihat perbedaan agama, bekerja atas dasar kemanusiaan. Momen seperti ini menunjukkan bahwa di tengah berbagai perbedaan yang ada, kita tetap bisa bersatu dalam nilai-nilai universal seperti kepedulian, kasih sayang, dan tolong-menolong. Tentu saja, perjalanan menuju masyarakat yang benar-benar inklusif dan toleran masih panjang.

              Masih ada tantangan yang harus dihadapi, termasuk munculnya kelompok-kelompok yang ingin memecah belah persatuan dengan membawa narasi intoleran. Namun, selama masih ada organisasi seperti Muhammadiyah yang terus menggaungkan pentingnya kebersamaan dan nilai-nilai kemanusiaan, saya yakin harapan akan Indonesia yang lebih harmonis tetap terjaga.

              Sebagai seorang Katolik, saya melihat bahwa Islam yang diajarkan oleh Muhammadiyah adalah Islam yang menekankan nilai-nilai persaudaraan dan kasih sayang. Sikap inklusif ini bukan hanya menjadi pelajaran bagi umat Islam, tetapi juga bagi kita semua, terlepas dari agama yang kita anut. Mempelajari lebih dalam tentang Muhammadiyah membuka mata saya bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang harus dirawat dan dijaga bersama.

              Jejak toleransi yang telah ditorehkan oleh Muhammadiyah dan para tokohnya adalah warisan berharga bagi Indonesia. Kita semua, baik Muslim maupun non-Muslim, bisa belajar dari semangat inklusivitas ini. Jika setiap kelompok dalam masyarakat kita bisa meneladani sikap terbuka dan saling menghormati seperti yang diajarkan oleh Muhammadiyah, saya yakin Indonesia akan semakin kuat sebagai bangsa yang berlandaskan kebhinekaan dan persatuan.

              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Merajut Harmoni: Refleksi Katolik atas Inklusivitas Muhammadiyah appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Makna Ramadan sebagai Bulan Al-Qur’an

              Next Post

              Aminah Assilmi: Jurnalis Amerika yang Menemukan Islam Setelah Mendalami Al-Qur’an

              InfoLain

              Haru Biru Di Wisuda UMSU,  Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir
              BeritaMu

              Haru Biru Di Wisuda UMSU, Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

              26/06/2026
              BeritaMu

              Muktamar Muhammadiyah ke-49: Antara Idealisme Bernegara dan Realitas Demokrasi yang Retak

              26/06/2026
              BeritaMu

              Sekolah Muhammadiyah Harus Berani Berinovasi dan Melahirkan Terobosan

              26/06/2026
              Next Post

              Aminah Assilmi: Jurnalis Amerika yang Menemukan Islam Setelah Mendalami Al-Qur’an

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Haru Biru Di Wisuda UMSU,  Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

                Haru Biru Di Wisuda UMSU, Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

                26/06/2026

                Muktamar Muhammadiyah ke-49: Antara Idealisme Bernegara dan Realitas Demokrasi yang Retak

                26/06/2026

                Sekolah Muhammadiyah Harus Berani Berinovasi dan Melahirkan Terobosan

                26/06/2026

                Mujadid Rais: Instrumen CWLS Berpotensi Jadi Inovasi Keuangan Syariah Bagi Lembaga Zakat

                26/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,552)
                • Hukum Islam (1,443)
                • Kabar PTMA (3,846)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Haru Biru Di Wisuda UMSU,  Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

                Haru Biru Di Wisuda UMSU, Ketua PWM Sumut: Saya Selalu Menangis Setiap Hadir

                26/06/2026

                Muktamar Muhammadiyah ke-49: Antara Idealisme Bernegara dan Realitas Demokrasi yang Retak

                26/06/2026

                Sekolah Muhammadiyah Harus Berani Berinovasi dan Melahirkan Terobosan

                26/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In