• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, September 24, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Enam Mahasiswa UMP Tembus Huffaz Leadership Camp 2026 di Malaysia

    Hasil Audit Energi Gedung PP Muhammadiyah Targetkan Efisiensi Listrik dan Ramah Lingkungan

    Unjuk Prestasi Membanggakan, Siswa SD Muhammadiyah Kriyan Tembus Semifinal KSNR 8 Semarang

    Lepas Kontingen KSMN Malang, Ponpes Asy-Syifa’ Bekali Santri Semangat, Kekompakan, dan Akhlak

    FAI UMS Lepas 123 Calon Wisudawan: Tekankan Integritas dan Adaptasi di Dunia Kerja

    UMSU Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan

    UMSU Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Enam Mahasiswa UMP Tembus Huffaz Leadership Camp 2026 di Malaysia

      Hasil Audit Energi Gedung PP Muhammadiyah Targetkan Efisiensi Listrik dan Ramah Lingkungan

      Unjuk Prestasi Membanggakan, Siswa SD Muhammadiyah Kriyan Tembus Semifinal KSNR 8 Semarang

      Lepas Kontingen KSMN Malang, Ponpes Asy-Syifa’ Bekali Santri Semangat, Kekompakan, dan Akhlak

      FAI UMS Lepas 123 Calon Wisudawan: Tekankan Integritas dan Adaptasi di Dunia Kerja

      UMSU Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan

      UMSU Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Enam Mahasiswa UMP Tembus Huffaz Leadership Camp 2026 di Malaysia

          Hasil Audit Energi Gedung PP Muhammadiyah Targetkan Efisiensi Listrik dan Ramah Lingkungan

          Unjuk Prestasi Membanggakan, Siswa SD Muhammadiyah Kriyan Tembus Semifinal KSNR 8 Semarang

          Lepas Kontingen KSMN Malang, Ponpes Asy-Syifa’ Bekali Santri Semangat, Kekompakan, dan Akhlak

          FAI UMS Lepas 123 Calon Wisudawan: Tekankan Integritas dan Adaptasi di Dunia Kerja

          UMSU Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan

          UMSU Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Enam Mahasiswa UMP Tembus Huffaz Leadership Camp 2026 di Malaysia

            Hasil Audit Energi Gedung PP Muhammadiyah Targetkan Efisiensi Listrik dan Ramah Lingkungan

            Unjuk Prestasi Membanggakan, Siswa SD Muhammadiyah Kriyan Tembus Semifinal KSNR 8 Semarang

            Lepas Kontingen KSMN Malang, Ponpes Asy-Syifa’ Bekali Santri Semangat, Kekompakan, dan Akhlak

            FAI UMS Lepas 123 Calon Wisudawan: Tekankan Integritas dan Adaptasi di Dunia Kerja

            UMSU Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan

            UMSU Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Analisis Penentuan Awal Bulan Qomariyah Menurut Kriteria KHGT Tahun 2025

              by
              24/01/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Analisis Penentuan Awal Bulan Qomariyah Menurut Kriteria KHGT Tahun 2025

              Oleh : Kasmui (Anggota Majelis Tabligh PDM Kota Semarang, Praktisi Falakiyah Kota Semarang)

              WartaTerkait

              Enam Mahasiswa UMP Tembus Huffaz Leadership Camp 2026 di Malaysia

              Hasil Audit Energi Gedung PP Muhammadiyah Targetkan Efisiensi Listrik dan Ramah Lingkungan

              Unjuk Prestasi Membanggakan, Siswa SD Muhammadiyah Kriyan Tembus Semifinal KSNR 8 Semarang

              FAI UMS Lepas 123 Calon Wisudawan: Tekankan Integritas dan Adaptasi di Dunia Kerja

              PWMJATENG.COM – Banyak umat Muslim, khususnya warga Muhammadiyah, sering kali mempertanyakan keabsahan dan dasar ilmiah dari penetapan awal bulan qomariyah yang dilakukan oleh Muhammadiyah melalui Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT). Apakah metode ini sahih menurut syariat Islam? Sejauh mana ketepatan perhitungannya dalam perspektif astronomi? Apakah kalender ini mampu memberikan kepastian dan keseragaman bagi umat Islam di seluruh dunia? Pertanyaan-pertanyaan ini mencerminkan kebutuhan akan penjelasan yang lugas, rasional, dan meyakinkan—berdasarkan kaidah ilmiah serta prinsip syar’i yang kuat—agar umat Islam dapat memahami dan menerima KHGT sebagai solusi dalam penentuan kalender Islam yang lebih baik dan universal.

              Analisis berikut ini lebih menekankan pada analisis perhitungan berdasarkan hisab astronomi yang benar dan valid, yang menjadi dasar ilmiah dalam menentukan awal suatu bulan qomariyah sesuai dengan prinsip KHGT yang diterapkan oleh Muhammadiyah.

              Penentuan awal bulan Qomariyah merupakan aspek penting dalam kalender Islam yang berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan umat Muslim, termasuk ibadah dan perayaan hari besar keagamaan. Muhammadiyah telah mengadopsi Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) yang menggunakan beberapa kriteria dalam menentukan awal bulan Hijriyah. [1]

              Muhammadiyah melakukan akomodari KHGT dalam rangka mengamalkan adidinul qayyim supaya umat memiliki keadaan baik dalam berkalender. Dan keadaan baik itu adalah “memberikan kepastian dan dapat dijadikan kalender transaksi”. Hal ini sudah barangtentu dengan penyesuaian. Jika dahulu dalam kalender agama lurus itu, ada penerimaan perhitungan satu tahun terdiri atas 12 bulan sebagai konvensi internasional, sekarang penerimaan kalender yang baik menurut standar internasional adalah universal (1 hari 1 tanggal di seluruh dunia, pasti dan berlangsung lama) dan ada penerimaan 4 bulan suci yang menjadi konvensi di wilayah Arab pada zaman al-Qur’an turun. Sekarang kalender agama lurus menerima konvensi di negara-negara nasional Muslim masing-masing. Agama lurus (Ad-Dinul qayyim) -menurut Ibn Qutaibah- adalah al-hisab ash-shahih wal ‘adadul mustaufi (hitungan yang benar dan bilangan yang memenuhi) dan -menurut al-Kalbiadalah al-qadla’ al-haqq al-mustaqim, keputusan yang benar lagi lurus (al-Mawardi, II: 360). KHGT memenuhi pengertian ad-dinul qayim, baik yang dikemukakan Ibn Qutaibah maupun al-Kalbi. [2]

              Penentuan awal bulan dalam kalender Hijriyah sangat penting bagi umat Islam untuk menetapkan waktu ibadah dan perayaan. Untuk memastikan penetapan awal bulan baru sesuai dengan kaidah yang telah disepakati, beberapa kriteria digunakan dalam analisis data kalender. [3]

              Kriteria Penentuan Awal Bulan Baru KHGT

              Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar tahun 2015 mengamanatkan upaya penyatuan kalender hijriah secara global. Setelah melalui berbagai seminar, penelitian, kajian dan diskusi, akhirnya Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah berhasil membuat prototipe/model/contoh Kalender Islam Global Tunggal 1444 Muhammadiyah, setelah tahun sebelumnya juga menerbitkan Kalender Hijriah Global 1443. Pada akhirnya penggunaan KHGT dikukuhkan pada tanggal 7 Juli 2024 sebagai metode resmi yang diadopsi oleh Muhammadiyah. Kalender Islam Global Tunggal disusun berdasarkan Kriteria Istanbul yang merupakan Keputusan Kongres Internasional Unifikasi Kalender Hijriah Global yang diselenggarakan di Istanbul, Turki, 2016. [4][5]

              Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menggunakan empat kriteria utama dalam menentukan awal bulan baru dalam Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT):

              Kriteria 1: Waktu Dimulainya Bulan Baru

              Bulan baru dimulai apabila di bagian manapun di muka bumi sebelum pukul 12.00 tengah malam (00.00) Waktu Universal (WU)/Waktu Greenwich (GMT) telah terpenuhi kriteria visibilitas hilal (Imkan rukyat).

              Kriteria 2: Kriteria Visibilitas HilalJarak sudut antara matahari dan bulan (elongasi) pada waktu matahari terbenam mencapai 8° atau lebih.

              Tinggi bulan di atas ufuk saat matahari terbenam mencapai 5° atau lebih.

              Kriteria 3: Penyelarasan Kalender

              Jika kriteria visibilitas hilal terpenuhi setelah pukul 12.00 tengah malam (00.00) WU/GMT, bulan baru tetap dimulai hari itu juga dengan ketentuan visibilitas hilal terjadi di daratan benua Amerika atau konjungsi matahari dan bulan terjadi sebelum terbit fajar di New Zealand.

              Kriteria 4: Tidak Menunda atau Mempercepat Masuknya Bulan Baru

              Tidak boleh menunda masuknya bulan baru untuk suatu kawasan di muka bumi dengan alasan menunggu imkan rukyat di kawasan ujung timur. Sebaliknya, tidak boleh memaksa suatu kawasan masuk bulan baru padahal di kawasan itu hilal belum lahir.

              Menurut Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, penggunaan KHGT merupakan perkembangan dari metode hisab hakiki wujudul hilal yang sebelumnya digunakan. KHGT berlandaskan prinsip bahwa awal bulan tidak hanya ditentukan berdasarkan visibilitas hilal, tetapi dengan pendekatan perhitungan astronomi yang memastikan validitas ilmiah dan keseragaman sistem kalender Islam. Referensi utama dalam metode ini adalah “Himpunan Putusan Tarjih” Muhammadiyah serta publikasi resmi dari Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. [6]

              Artikel ini bertujuan untuk menganalisis rasionalitas penentuan awal bulan Qomariyah pada tahun 2025 dengan menggunakan data hisab Muhammadiyah berdasarkan KHGT. Analisis ini akan mencakup pemeriksaan terhadap kriteria-kriteria di atas serta alasan rasional di balik penetapan setiap bulan.

              Analisis Awal Bulan Qomariyah Tahun 2025 Berdasarkan KHGT

              Dalam analisis ini, kita akan menguji rasionalitas penentuan awal bulan Qomariyah berdasarkan data hisab Muhammadiyah dengan metode KHGT, mencakup bulan Januari 2025 hingga Desember 2025. Data yang digunakan dalam analisis ini berasal dari kalender global Muhammadiyah yang menetapkan awal bulan Hijriyah berdasarkan kriteria KHGT.[7] [8]

              1. Januari 2025 – 1 Rajab 1446 H

              Ijtimak: 30 Desember 2024 pukul 22:26:42 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 31 Desember 2024 pukul 10:58:51 GMT

              Lintang: 30° 00′ 00″ LS

              Bujur: 121° 31′ 30″ BT

              Tinggi Bulan: 07° 03′ 16″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi setelah pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Rajab 1446 H ditetapkan pada 1 Januari 2025 (Rabu).

              2. Februari 2025 – 1 Sya’ban 1446 H

              Ijtimak: 29 Januari 2025 pukul 12:35:53 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 30 Januari 2025 pukul 02:01:22 GMT

              Lintang: 40° 00′ 00″ LS

              Bujur: 100° 13′ 00″ BB

              Tinggi Bulan: 05° 42′ 02″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi setelah pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Sya’ban 1446 H ditetapkan pada 31 Januari 2025 (Jumat).

              3. Maret 2025 – 1 Ramadhan 1446 H

              Ijtimak: 28 Februari 2025 pukul 00:44:44 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 28 Februari 2025 pukul 14:42:47 GMT

              Lintang: 40° 00′ 00″ LU

              Bujur: 47° 07′ 30″ BT

              Tinggi Bulan: 06° 21′ 14″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Ramadhan 1446 H ditetapkan pada 1 Maret 2025 (Sabtu).

              4. April 2025 – 1 Syawal 1446 H

              Ijtimak: 29 Maret 2025 pukul 10:57:44 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 30 Maret 2025 pukul 00:12:06 GMT

              Lintang: 60° 00′ 00″ LU

              Bujur: 83° 25′ 00″ BB

              Tinggi Bulan: 06° 21′ 22″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Syawal 1446 H ditetapkan pada 30 Maret 2025 (Ahad).

              5. Mei 2025 – 1 Dzulqa’dah 1446 H

              Ijtimak: 27 Mei 2025 pukul 03:02:15 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 27 Mei 2025 pukul 13:47:25 GMT

              Lintang: 30° 00′ 00″ LU

              Bujur: 76° 43′ 00″ BT

              Tinggi Bulan: 06° 47′ 24″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Dzulqa’dah 1446 H ditetapkan pada 28 Mei 2025 (Rabu).

              6. Juni 2025 – 1 Dzulhijjah 1446 H

              Ijtimak: 25 Juni 2025 pukul 10:37:14 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 25 Juni 2025 pukul 21:58:53 GMT

              Lintang: 36° 00′ 00″ LU

              Bujur: 140° 06′ 30″ BB

              Tinggi Bulan: 06° 55′ 26″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Dzulhijjah 1446 H ditetapkan pada 26 Juni 2025 (Kamis).

              7. Juli 2025 – 1 Muharram 1447 H

              Ijtimak: 24 Juli 2025 pukul 19:11:06 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 25 Juli 2025 pukul 08:57:42 GMT

              Lintang: 10° 00′ 00″ LU

              Bujur: 141° 49′ 00″ BT

              Tinggi Bulan: 07° 03′ 51″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi setelah pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Muharram 1447 H ditetapkan pada 26 Juli 2025 (Sabtu).

              8. Agustus 2025 – 1 Shafar 1447 H

              Ijtimak: 23 Agustus 2025 pukul 06:06:27 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 23 Agustus 2025 pukul 22:05:25 GMT

              Lintang: 20° 00′ 00″ LS

              Bujur: 63° 49′ 00″ BB

              Tinggi Bulan: 07° 01′ 29″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Shafar 1447 H ditetapkan pada 24 Agustus 2025 (Ahad).

              9. September 2025 – 1 Rabiulawal 1447 H

              Ijtimak: 21 September 2025 pukul 19:54:01 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 22 September 2025 pukul 12:28:35 GMT

              Lintang: 20° 00′ 00″ LS

              Bujur: 81° 58′ 30″ BT

              Tinggi Bulan: 06° 44′ 56″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi setelah pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Rabiulawal 1447 H ditetapkan pada 23 September 2025 (Selasa).

              10. Oktober 2025 – 1 Rabiulakhir 1447 H

              Ijtimak: 21 Oktober 2025 pukul 12:25:04 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 22 Oktober 2025 pukul 03:49:32 GMT

              Lintang: 42° 00′ 00″ LS

              Bujur: 139° 45′ 00″ BB

              Tinggi Bulan: 07° 00′ 33″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi setelah pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Rabiulakhir 1447 H ditetapkan pada 23 Oktober 2025 (Kamis).

              11. November 2025 – 1 Jumadal Ula 1447 H

              Ijtimak: 20 November 2025 pukul 06:47:10 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 20 November 2025 pukul 20:44:28 GMT

              Lintang: 40° 00′ 00″ LS

              Bujur: 25° 37′ 30″ BB

              Tinggi Bulan: 06° 59′ 37″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Jumadal Ula 1447 H ditetapkan pada 21 November 2025 (Jumat).

              12. Desember 2025 – 1 Jumadal Tsaniyah 1447 H

              Ijtimak: 20 Desember 2025 pukul 01:43:14 GMT

              Awal Imkan Rukyat Dunia: 20 Desember 2025 pukul 15:57:30 GMT

              Lintang: 42° 46′ 00″ LS

              Bujur: 55° 14′ 30″ BT

              Tinggi Bulan: 06° 51′ 09″

              Elongasi: 08° 00′ 00″

              Analisis: Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, sehingga 1 Jumadal Tsaniyah 1447 H ditetapkan pada 21 Desember 2025 (Ahad).

              Analisis ini menegaskan bahwa KHGT yang digunakan oleh Muhammadiyah memberikan hasil yang konsisten dengan prinsip astronomi dan dapat dijadikan acuan dalam menentukan kalender Hijriyah global untuk tahun 2025. [9]

              Penjelasan Penentuan Awal Ramadhan, Syawal, Dzulhijjah 1446 H

              1. Maret 2025 – 1 Ramadhan 1446 H

              Ijtimak pada 28 Februari 2025

              Waktu Ijtimak: 28 Februari 2025 pukul 00:44:44 GMT

              Konjungsi (ijtima’) terjadi ketika Matahari dan Bulan berada dalam satu garis bujur ekliptika yang sama.

              Berdasarkan prinsip KHGT, ijtimak yang terjadi sebelum pukul 12:00 GMT menjadi pertimbangan utama.

              Kriteria Penetapan 1 Ramadhan 1446 H

              Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT → ( Terpenuhi, karena terjadi pukul 00:44:44 GMT)

              Kesatuan Matlak Global (Ittihad al-Mathali’) → Berlaku seragam secara global.

              Penyesuaian dengan sistem kalender global → Memastikan konsistensi kalender Islam. Karena ijtima’ terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, maka 1 Ramadhan 1446 H ditetapkan pada 1 Maret 2025.

              Hari dan Tanggal 1 Ramadhan 1446 H

              Berdasarkan KHGT, 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

              2. April 2025 – 1 Syawal 1446 H

              Ijtimak pada 29 Maret 2025

              Waktu Ijtimak: 29 Maret 2025 pukul 10:57:44 GMT

              Berdasarkan prinsip KHGT, ijtimak sebelum pukul 12:00 GMT menjadi pertimbangan utama.

              Kriteria Penetapan 1 Syawal 1446 H

              Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT → ( Terpenuhi, karena terjadi pukul 10:57:44 GMT)

              Kesatuan Matlak Global (Ittihad al-Mathali’) → Berlaku seragam secara global.

              Penyesuaian dengan sistem kalender global → Memastikan konsistensi kalender Islam. Karena ijtima’ terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, maka 1 Syawal 1446 H ditetapkan pada 30 Maret 2025.

              Hari dan Tanggal 1 Syawal 1446 H

              Berdasarkan KHGT, 1 Syawal 1446 H jatuh pada Ahad, 30 Maret 2025.

              3. Juni 2025 – 1 Dzulhijjah 1446 H

              Ijtimak pada 25 Juni 2025

              Waktu Ijtimak: 25 Juni 2025 pukul 10:37:14 GMT

              Berdasarkan prinsip KHGT, ijtimak sebelum pukul 12:00 GMT menjadi pertimbangan utama.

              Kriteria Penetapan 1 Dzulhijjah 1446 H

              Ijtimak terjadi sebelum pukul 12:00 GMT → ( Terpenuhi, karena terjadi pukul 10:37:14 GMT)

              Kesatuan Matlak Global (Ittihad al-Mathali’) → Berlaku seragam secara global.

              Penyesuaian dengan sistem kalender global → Memastikan konsistensi kalender Islam. Karena ijtima’ terjadi sebelum pukul 12:00 GMT, maka 1 Dzulhijjah 1446 H ditetapkan pada 26 Juni 2025.

              Hari dan Tanggal 1 Dzulhijjah 1446 H

              Berdasarkan KHGT, 1 Dzulhijjah 1446 H jatuh pada Kamis, 26 Juni 2025.

              Kesimpulan:

              1 Ramadhan 1446 H: Ditetapkan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Ijtima’ terjadi pada 28 Februari 2025 sebelum tengah malam GMT, dan kriteria visibilitas hilal terpenuhi.

              1 Syawal 1446 H: Ditetapkan jatuh pada Ahad, 30 Maret 2025. Ijtima’ terjadi pada 29 Maret 2025 sebelum tengah malam GMT, dan kriteria visibilitas hilal terpenuhi.

              1 Dzulhijjah 1446 H: Ditetapkan jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025. Ijtima’ terjadi pada 27 Mei 2025 sebelum tengah malam GMT, dan kriteria visibilitas hilal terpenuhi.

              Penetapan awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1446 H dilakukan dengan mengikuti kriteria yang telah ditetapkan oleh Muhammadiyah, memastikan bahwa penetapan tersebut sesuai dengan kaidah astronomis dan syariat Islam. [10]

              Sebagai penutup, analisis penentuan awal bulan qomariyah menurut kriteria Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) dalam tahun 2025 menunjukkan bagaimana Muhammadiyah mengedepankan pendekatan ilmiah dalam menetapkan kalender Islam. Dengan memanfaatkan metode hisab hakiki imkan rukyat global, Muhammadiyah memastikan bahwa penetapan awal bulan qomariyah tidak hanya bersandar pada hasil observasi di wilayah tertentu, tetapi juga mempertimbangkan keseragaman dalam sistem kalender Islam global.

              Pendekatan ini mencerminkan upaya untuk menyatukan umat Islam dalam menjalankan ibadah berbasis kalender yang lebih akurat dan dapat diandalkan. Hal ini juga sejalan dengan rekomendasi berbagai konferensi internasional yang mendorong penyatuan kalender hijriyah guna menghindari perbedaan penentuan hari-hari besar Islam. Dengan demikian, penetapan awal bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1446 H yang telah ditentukan Muhammadiyah untuk tahun 2025 bukan hanya didasarkan pada kaidah hisab dan rukyat yang valid, tetapi juga bertujuan untuk memberikan kepastian bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah secara serentak.

              Ke depan, diharapkan metode KHGT semakin diterima secara luas dan dapat menjadi solusi dalam upaya penyatuan kalender Islam di tingkat global. Dengan terus mengedepankan prinsip ilmiah, syar’i, dan unifikatif, Muhammadiyah berkontribusi dalam membangun sistem kalender Islam yang lebih modern, akurat, dan aplikatif bagi umat Islam di seluruh dunia.

              Daftar Pustaka:

              Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. (2023). Perjuangan Muhammadiyah dalam Menerapkan Kalender Islam Global. Diakses dari https://muhammadiyah.or.id/2023/10/perjuangan-muhammadiyah-dalam-menerapkan-kalender-islam-global/

              Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. (2023). Dasar Akomodasi Kalender Hijriyah Global Tunggal oleh Muhammadiyah. https://tarjih.or.id/wp-content/uploads/2023/10/Dasar-Akomodasi-Kalender-Hijriyah-Global-Tunggal-oleh-Muhammadiyah_Dr.-Hamim-Ilyas-M.Ag_..pdf

              Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. (2023). Kalender Islam Global: Definisi dan Urgensi. Diakses dari  https://muhammadiyah.or.id/2023/10/kalender-islam-global-definisi-dan-urgensi/

              Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. (2024). Tentang Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).  Diakses dari https://tarjih.or.id/download-kalender-islam-global-tunggal-1444-hijriah

              Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. (2023). Kalender Islam Global Tunggal: Mengapa harus “Tunggal”?. Diakses dari  https://muhammadiyah.or.id/2023/12/kalender-islam-global-tunggal-mengapa-harus-tunggal/

              Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. (2021). Pengajian Tarjih-Kalender Hijriah Global-Tunggal. Diakses dari https://tarjih.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Pengajian-Tarjih-Kalender-Hijriah-Global-Tunggal-18-08-2021.pdf

              Majelis Tabligh Kota Semarang. (2025). Analisis Penentuan Awal Bulan Qomariyah Berdasarkan Data Kalender Tahun 1446 H. https://tablighkotasemarang.id/2025/01/18/analisis-penentuan-awal-bulan-qomariyah-berdasarkan-data-kalender-tahun-1446-h/

              Website FalakMu: https://falakmu.id/khgt/

              Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (2024). Kalender Hijriyah Global Tunggal 1446 H. Suara Muhammadiyah. Diakses dari https://suaramuhammadiyah.id/read/download-kalender-hijriyah-global-tunggal-1446-h-muhammadiyah

              Majelis Tabligh Kota Semarang. (2025). Maklumat Muhammadiyah Awal Ramadhan 1446 H. https://tablighkotasemarang.id/2025/01/19/maklumat-muhammadiyah-awal-ramadhan-1446-h-jatuh-pada-1-maret-2025/

              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post Analisis Penentuan Awal Bulan Qomariyah Menurut Kriteria KHGT Tahun 2025 appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Mahasiswa UMPP Turun Lapangan: Program KKN di Desa Domiyang dan Tenogo Resmi Dimulai!

              Next Post

              RS PKU Muhammadiyah Surakarta Jadi Rumah Sakit Digital Terdepan, Raih Sertifikat Bintang 5 dari BPJS Kesehatan!

              InfoLain

              BeritaMu

              Enam Mahasiswa UMP Tembus Huffaz Leadership Camp 2026 di Malaysia

              24/09/2026
              BeritaMu

              Hasil Audit Energi Gedung PP Muhammadiyah Targetkan Efisiensi Listrik dan Ramah Lingkungan

              24/09/2026
              BeritaMu

              Unjuk Prestasi Membanggakan, Siswa SD Muhammadiyah Kriyan Tembus Semifinal KSNR 8 Semarang

              24/09/2026
              Next Post
              RS PKU Muhammadiyah Surakarta Jadi Rumah Sakit Digital Terdepan, Raih Sertifikat Bintang 5 dari BPJS Kesehatan!

              RS PKU Muhammadiyah Surakarta Jadi Rumah Sakit Digital Terdepan, Raih Sertifikat Bintang 5 dari BPJS Kesehatan!

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan UMSU Buka Peluang Sebagai Pusat Pelatihan Pekerja Migran Indonesia​Peny Eriska

                24/09/2026

                UMSU Lepas Empat Tim Ikuti KMI Expo 2026 di Unesod​Peny Eriska

                24/09/2026

                Enam Mahasiswa UMP Tembus Huffaz Leadership Camp 2026 di Malaysia

                24/09/2026

                Unjuk Prestasi Membanggakan, Siswa SD Muhammadiyah Kriyan Tembus Semifinal KSNR 8 Semarang

                24/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,556)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,235)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Jadi Tuan Rumah Pelatihan Diplomasi Islam Berkemajuan UMSU Buka Peluang Sebagai Pusat Pelatihan Pekerja Migran Indonesia​Peny Eriska

                24/09/2026

                UMSU Lepas Empat Tim Ikuti KMI Expo 2026 di Unesod​Peny Eriska

                24/09/2026

                Enam Mahasiswa UMP Tembus Huffaz Leadership Camp 2026 di Malaysia

                24/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In