MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA—Saintisme bermula dari paham sekulerisme. Sejak kata ‘secularism’ ditemukan, orang-orang mulai berpikir berdasarkan pada pertimbangan yang murni manusiawi. Gelombang sekulerisme ini tidak hanya merambat pada ruang publik, tapi juga telah masuk dalam dunia akademik. Akibat yang ditimbulkannya ialah dunia pendidikan mulai meninggalkan nilai-nilai metafisika, lalu tergoda mencari pelarian pada hal-hal yang bersifat fisik semata. […]
The post Fenomena Paham Saintisme, Apa dan Bagaimana? appeared first on Muhammadiyah.




