• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Juni 26, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Metode Pembelajaran Interaktif Segarkan Suasana Belajar Agama dan Kesehatan di TPQ An-Nur Manding

    Cetak Sejarah, Akreditasi Internasional FK UMS Jadi yang Pertama untuk Kampus Swasta

    Inovasi Pembelajaran Matematika: Prodi UMS Kenalkan Model Flip Learning Berbasis AI

    Bikin Haru, Mahasiswa KKN Internasional UMS Sukses Dekatkan Anak Diaspora di Malaysia dengan Budaya Indonesia

    Gandeng Pengurus Ranting Boyolali, Baitul Arqam Tendik UMS Dorong Transformasi Progresif

    Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Metode Pembelajaran Interaktif Segarkan Suasana Belajar Agama dan Kesehatan di TPQ An-Nur Manding

      Cetak Sejarah, Akreditasi Internasional FK UMS Jadi yang Pertama untuk Kampus Swasta

      Inovasi Pembelajaran Matematika: Prodi UMS Kenalkan Model Flip Learning Berbasis AI

      Bikin Haru, Mahasiswa KKN Internasional UMS Sukses Dekatkan Anak Diaspora di Malaysia dengan Budaya Indonesia

      Gandeng Pengurus Ranting Boyolali, Baitul Arqam Tendik UMS Dorong Transformasi Progresif

      Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Los casinos online más populares de Chile

        Pinco Online Kazino (Пинко) 2026 – Qaydalar və Şərtlər üzrə Bələdçi

        No wagering slot sites UK – pros and cons of no wager bonuses

        Пинко Казино Официальный Сайт – Играть в Онлайн Казино Pinco

        Casino non AAMS in Italia – recensioni dei giocatori

        Fezbet – pełny przegląd i recenzja

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Metode Pembelajaran Interaktif Segarkan Suasana Belajar Agama dan Kesehatan di TPQ An-Nur Manding

          Cetak Sejarah, Akreditasi Internasional FK UMS Jadi yang Pertama untuk Kampus Swasta

          Inovasi Pembelajaran Matematika: Prodi UMS Kenalkan Model Flip Learning Berbasis AI

          Bikin Haru, Mahasiswa KKN Internasional UMS Sukses Dekatkan Anak Diaspora di Malaysia dengan Budaya Indonesia

          Gandeng Pengurus Ranting Boyolali, Baitul Arqam Tendik UMS Dorong Transformasi Progresif

          Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Metode Pembelajaran Interaktif Segarkan Suasana Belajar Agama dan Kesehatan di TPQ An-Nur Manding

            Cetak Sejarah, Akreditasi Internasional FK UMS Jadi yang Pertama untuk Kampus Swasta

            Inovasi Pembelajaran Matematika: Prodi UMS Kenalkan Model Flip Learning Berbasis AI

            Bikin Haru, Mahasiswa KKN Internasional UMS Sukses Dekatkan Anak Diaspora di Malaysia dengan Budaya Indonesia

            Gandeng Pengurus Ranting Boyolali, Baitul Arqam Tendik UMS Dorong Transformasi Progresif

            Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi dan Renovasi Sekolah di Aceh

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Los casinos online más populares de Chile

              Pinco Online Kazino (Пинко) 2026 – Qaydalar və Şərtlər üzrə Bələdçi

              No wagering slot sites UK – pros and cons of no wager bonuses

              Пинко Казино Официальный Сайт – Играть в Онлайн Казино Pinco

              Casino non AAMS in Italia – recensioni dei giocatori

              Fezbet – pełny przegląd i recenzja

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Shalat untuk Menjemput Rahmat (9)

              by
              18/05/2023
              in BeritaMu
              0
              Shalat untuk Menjemput Rahmat (9)
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Shalat untuk Menjemput Rahmat (9)

              WartaTerkait

              Cetak Sejarah, Akreditasi Internasional FK UMS Jadi yang Pertama untuk Kampus Swasta

              Metode Pembelajaran Interaktif Segarkan Suasana Belajar Agama dan Kesehatan di TPQ An-Nur Manding

              Inovasi Pembelajaran Matematika: Prodi UMS Kenalkan Model Flip Learning Berbasis AI

              Bikin Haru, Mahasiswa KKN Internasional UMS Sukses Dekatkan Anak Diaspora di Malaysia dengan Budaya Indonesia

              Oleh: Mohammad Fakhrudin dan Nifʻan Nazudi

              Telah diuraikan kaifiat rukuk pada Shalat untuk Menjemput Rahmat (8). Hal penting yang perlu kita perhatikan kembali adalah bahwa rukuk harus kita lakukan dengan tumakninah, yakni gerakan rukuk dilakukan dengan tenang, khusyuk, dan tidak tergesa-gesa. Jadi, rukuk sudah dilakukan dengan sempurna lebih dahulu, barulah membaca doa rukuk..

              Bagaimana cara melakukan rukuk yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam? Rukuk dilakukan dengan lebih dahulu mengangkat kedua tangan sambil membaca takbir seperti dalam takbiratul ihram. Lalu, rukuk (membungkukkan badan) seraya meluruskan punggung dengan tengkuk dan telapak tangan kanan memegang lutut kanan dan telapak tangan kiri memegang lutut kiri dengan jari-jari tangan agak direnggangkan sambil membaca doa.

              Pada Shalat untuk Menjemput Rahmat (9) ini diuraikan kaifiat iktidal. Beberapa kaifiat iktidal yang diuraikan adalah bangkit dari rukuk, tata cara iktidal, posisi tangan ketika iktidal, dan macam doa iktidal.

              Bangkit dari Rukuk

               Bangkit dari rukuk dilakukan setelah membaca doa rukuk. Ketika bangkit dari rukuk, kita membaca samiʻallahu liman ḥamidah disertai dengan mengangkat kedua tangan sebagaimana waktu tabiratul ihram.

              Di dalam HR al-Bukhari dijelaskan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melakukannya demikian. Berikut ini dikemukakan transkrip dan makna hadis tersebut.

              “Dari Abdullah bin ‘Umar raḍiyallahu ‘anhu (diriwayatkan bahwa) dia berkata, Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila berdiri dalam shalat mengangkat kedua tangannya sampai setentang pundaknya. Hal itu dilakukan ketika bertakbir, hendak melakukan rukuk, dan ketika mengangkat kepalanya (bangkit) dari rukuk sambil mengucapkan samiʻallahu liman ḥamidah. Hal ini tidak dilakukan dalam sujud.”

              Kiranya ada yang perlu diberi penekanan dalam hal mengangkat tangan. Dalam kenyataaan ada sebagian muslim yang mengangkat kedua tangan ketika bangun dari rukuk hanya sampai pada perut. Cara yang demikian tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Yang sesuai adalah mengangkat kedua tangan sama dengan ketika takbiratul ihram

              Ada beberapa hadis yang dijadikan dalil dalam hal bangkit dari rukuk. Berikut ini dikemukakan transkrip dan maknanya.

              HR Muslim

              “Dari ‘Aisyah [diriwayatkan bahwa] ia berkata … dan apabila beliau (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) mengangkat kepalanya dari rukuk, maka beliau tidak langsung sujud sebelum berdiri lurus terlebih dahulu”

              HR al-Bukhari

              “Dari Abū Hurairah [diriwayatkan bahwa] Rasulullah shallallau ‘alaihi wasallam ….

              berkata [kepada orang yang keliru mengerjakan shalatnya] … kemudian bangunlah sampai kamu berdiri tegak ….”

              Tata Cara Iktidal

              Di dalam HPT 3 (hlm. 561) dijelaskan bahwa iktidal adalah keadaan berdiri lurus sesaat setelah bangkit dari rukuk dengan seluruh ruas tulang berada di dalam posisi normal. Hal itu dijelaskan di dalam HR al-Bukhari, yang transkrip dan maknanya sebagai berikut.

              “Dari Muhammad Ibn ‘Aṭā [diriwayatkan bahwa] ia [pada suatu waktu] duduk bersama beberapa orang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian kami menyebut-nyebut shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Lalu, Abū Humaid as-Sāʻidī berkata, Aku orang yang paling hafal di antara kalian tentang shalat Rasulullah shallallau ‘alaihi wasallam. Aku melihat beliau apabila bertakbiratul ihram, mengangkat tangan hingga setentang dengan pundaknya. Apabila rukuk beliau menempatkan kedua tangan di kedua lututnya, kemudian meluruskan punggungnya. Pada saat iktidal beliau mengangkat kepalanya sehingga seluruh ruas anggota tubuhnya kembali ke posisi semula. Ketika sujud, beliau meletakkan kedua tangan, tidak dibentangkan atau dirapatkan, dan ujung jari-jemari kaki dihadapkan  ke arah kiblat. Ketika duduk pada rakaat kedua, beliau duduk terakhir, belum memasukkan kaki kirinya, menegakkan ujung kaki yang satunya dan duduk di lantai tempat shalat.”

              Posisi Tangan Saat Iktidal

              Ada dua hadis yang dirujuk oleh Majelis Tarjih dan Tajdid berkenaan dengan posisi tangan ketika iktidal. Berikut ini dikemukakan transkrip dan maknanya.

              HR al-Bukhari

              “Dari Abū Hurairah raḍiyallahu ‘anhu [diriwayatkan bahwa], Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda [kepada orang yang keliru mengerjakan shalat], Apabila kamu hendak shalat, bertakbirlah; lalu, bacalah beberapa ayat dari al-Qurʻan; lalu, rukuklah dengan tumakninah; terus bedirilah sampai tegak lurus; kemudian, sujudlah dengan tumakninah; kemudian, dudulah dengan tumakninah, lalu, sujud lagi dengan tumakninah pula; kemudian lakukanlah seperti itu dalam samua shalatmu.”

              HR Ahmad

              “Dari Wa’il Ibn Hujr [diriwayatkan bahwa], ia berkta, Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua telinganya ketika bertakbir, ketika rukuk, dan ketika mengucap, Sami’allahu liman ḥamidah, dan aku melihat tangan kanan beliau memegang tangan kirinya di dalam shalat (bersedekap). Ketika beliau duduk (at-taḥiyāt), beliau melingkarkan jari tengahnya dengan ibu jari dan berisyarat dengan menjulurkan jari telunjuknya, dan beliau meletakkan tangan kanannya pada paha yang kanan dan meletakkan tangan kirinya pada paha yang kiri.”

              Berkenaan dengan hadis tersebut, di dalam HPT 2 (hlm. 563) dijelaskan bahwa di dalam hadis tersebut, Wa’il Ibn Hujr menerangkan bahwa Nabi  shallallahu ‘alaihi wasallam bersedekap di dalam shalat. Dia tidak menyatakan bahwa Nabi  shallallahu ‘alaihi wasallam bersedekap ketika iktidal.

              Pada halaman itu dijelaskan juga bahwa kalimat wa ra ‘aitahu mumsikan yamīnahu ‘alā syimālihi (dan aku melihat tangan kanan beliau memegang tangan kirinya) menggunakan kata sambung wa (dan), tidak menggunakan kata sambung ṡumma (kemudian). Hal ini berarti bahwa bersedekap itu tidak dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam setelah mengucapkan sami’allahu liman ḥamidah. Oleh karena itu, kalimat tersebut bersifat umum, yakni menunjukkan bersedekap di dalam shalat secara umum.

              Hadis tersebut tidak dapat dipahami bawah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersedekap ketika iktidal, tetapi dipahami bahwa beliau bersedekap setelah takbiratul ihram sampai sebelum rukuk. Hadis itu tidak dapat dipahami juga bahwa beliau tidak bersedekap ketika membaca al-Fatihah dan surat dari al-Qur’an dengan alasan penyebutan bersedekap itu sesudah penyebutan rukuk, sedangkan sebelum menyebutkan rukuk malah tidak disebutkan tentang bersedekap.

              Adapun tempat bersedekap dijelaskan secara khusus, yakni sesudah takbiratul ihram dan berdiri dari sujud sebagaimana dijelaskan di dalam hadis, yang transkrip dan maknanya telah dikutip pada Shalat untuk Mennjemput Rahmat (4). Pada rakaat kedua dan ketiga dilakukan hal yang sama sesuai dengan hadis al-Bukhari dan Muslim yang berisi perintah melakukan hal yang sama pada rakaat berikutnya seperti pada rakaat pertama.

              Oleh karena itu, bersedekap dalam hadis Wa’il sebagaimana telah dikutip transkrip dan maknanya diartikan sedekap sebagaimana dimaksud hadis yang telah dikuktip pada Shalat untuk Menjemput Rahmat (4) tersebut. Perlu ditegaskan bahwa posisi tangan pada iktidal tidak bersedekap.

              Macam-Macam Bacaan Doa Iktidal

              Di dalam HPT 3 (hlm.564) disebutkan macam-macam doa iktidal dan dasarnya atau dalilnya.

              Rabbanā wa lakal-ḥamd atau rabbanā lakal hamd

              Doa tersebut didasarkan HR al-Bukhari, yang transkrip dan maknanya sebagai berikut.

               ˝Sesungguhnya imam itu dijadikan untuk diikuti, maka apabila ia bertakbir, bertakbirlah kamu; apabila ia rukuk, rukuklah kamu; apabila ia bangkit dari rukuk, bangkitlah kamu dari rukuk, dan apabila ia mengucapkan, Sami’allahu liman ḥamidah, ucapkanlah, Rabbanā wa lakal-ḥamd.”

               Menurut versi riwayat Abū Hurairah, yang juga dibawakan oleh al-Bukhari, doa tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yang transkrip dan maknanya sebagai berikut.

              “… dan apabila imam mengucapkan, Sami’allahu liman ḥamidah, ucapkanlah, rabbanā lakal hamd (Ya, Allah, Tuhan kami, bagi-Mulah segala pujian)….”

               atau

              Allahumma rabbanā wa lakal-hamd atau Allahumma rabbanā lakal-hamd

              Doa tersebut didasarkan HR al-Bukhari, yang transkrip dan maknanya sebagai berikut.

              “Dari Abū Hurairah (diriwayatkan bahwa) ia berkata, Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam apabila mengucapkan, Sami’allahu liman ḥamidah, beliau melanjutkannya dengan ucapan, Allahumma rabbanā wa lakal-hamd.” (Ya, Allah, ya, Tuhan kami, dan bagi-Mulah segala pujian)

              Doa Allahumma rabbanā lakal-hamd adalah versi Abū Hurairah. Di dalam doa tersebut tidak ada wa sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yang dijelaskan di dalam HR al-Bukhari, yang transkrip dan maknanya sebagai berikut.

              “Apabila imam mengucapkan, Sami’allahu liman ḥamidah, ucapkanlah Allahumma rabbanā lakal-hamd.”

              atau

              Rabbanā wa lakal-hamd hamdan țayyiban kaŝīran mubārakan fīh

              Doa tersebut didasarkan HR al-Bukhari, yang transkrip dan maknanya sebagai berrikut.

              “Dari Rifā’ah Ibn Rāfi’ az-Zaraqī (diriwayatkan bahwa) ia berkata, Pada suatu hari kami shalat di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, maka tatkala beliau bangkit dari rukuk, beliau mengucapkan, Sami’allahu liman ḥamidah (Allah mendengar orang yang memujinya). Kemudian, ada seorang laki-laki di belakang beliau yang membaca, Rabbanā lakal-hamd haamdan kaŝīran țayyiban mubārakan fīh (Ya, Allah, ya, Tuhan kami, bagi-Mulah segala pujian yang banyak, yang baik, dan yang ada barakah di dalamnya), maka tatkala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selesai mengerjakan shalat beliau bertanya, Siapa yang tadi membaca doa ….? Seorang laki-laki menjawab, Saya! Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, Saya melihat tiga puluhan malaikat tergopoh-gopoh untuk segera menjadi penulis yang pertama.”      

              atau

              Allahumma rabbanā lakal-hamdu mil as-samāwāti wa mil al-arḍi wa mil-‘u mā syi’ta min syai’in baʻdu

              Doa tersebut didasarkan HR al-Bukhari yang transkrip dan maknanya sebagai berikut.

              “Dari Ibn Abī ‘Aufa (diriwayatkan bahwa) ia berkata, Rasulullah shallallau ‘alaihi wasallam apabila bangkit dari rukuk, beliau mengucapkan Samiʻallahu liman ḥamidah, Allahumma rabbanā lakal-hamdu mil ‘as-samāwāti wa mil’a-arḍi wa mil‘a mā syi’ta min syai’ in baʻdu (Ya, Allah, ya, Tuhan kami. Bagi-Mulah segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi serta sepenuh segala sesuatu yang Engkau kehendaki sesudah itu.)”

              Waktu Membaca Doa Iktidal

              Di dalam pengamalan membaca doa iktidal, sekurang-kurangnya ada tiga pemahaman, yakni (1) sebelum mengangkat kedua tangan (jadi, membaca doa lebih dulu, baru mengangkat kedua tangan), (2) bersamaan waktunya dengan mengangkat kedua tangan, dan (3) setelah sikap tubuh iktidal sempurna (yakni setelah kedua tangan lurus ke bawah atau menggantung). Sikap yang ketiga kiranya yang sesuai dengan kaifiat iktidal.

              Allahu a’lam

              Mohammad Fakhrudin, warga Muhammadiyah tinggal di Magelang Kota

              Nif’an Nazudi, Dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Tingkatkan Mutu, ASLAMA PTMA Adakan Pelatihan dan Manajemen se-Indonesia

              Next Post

              Halsey

              InfoLain

              BeritaMu

              Cetak Sejarah, Akreditasi Internasional FK UMS Jadi yang Pertama untuk Kampus Swasta

              26/06/2026
              BeritaMu

              Metode Pembelajaran Interaktif Segarkan Suasana Belajar Agama dan Kesehatan di TPQ An-Nur Manding

              26/06/2026
              BeritaMu

              Inovasi Pembelajaran Matematika: Prodi UMS Kenalkan Model Flip Learning Berbasis AI

              26/06/2026
              Next Post

              Halsey

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Metode Pembelajaran Interaktif Segarkan Suasana Belajar Agama dan Kesehatan di TPQ An-Nur Manding

                26/06/2026

                Cetak Sejarah, Akreditasi Internasional FK UMS Jadi yang Pertama untuk Kampus Swasta

                26/06/2026

                Bikin Haru, Mahasiswa KKN Internasional UMS Sukses Dekatkan Anak Diaspora di Malaysia dengan Budaya Indonesia

                26/06/2026

                Inovasi Pembelajaran Matematika: Prodi UMS Kenalkan Model Flip Learning Berbasis AI

                26/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,544)
                • Hukum Islam (1,443)
                • Kabar PTMA (3,846)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Metode Pembelajaran Interaktif Segarkan Suasana Belajar Agama dan Kesehatan di TPQ An-Nur Manding

                26/06/2026

                Cetak Sejarah, Akreditasi Internasional FK UMS Jadi yang Pertama untuk Kampus Swasta

                26/06/2026

                Bikin Haru, Mahasiswa KKN Internasional UMS Sukses Dekatkan Anak Diaspora di Malaysia dengan Budaya Indonesia

                26/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In