• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

    HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

    Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan Pascagempa Flores, Posko dan Tim Kesehatan Dikerahkan

    Sehat, Rukun, dan Berkemajuan: 500 Warga Semarakkan Jalan Sehat HUT Ke-81 RI Di Purwokerto Utara

    Semarak Kemerdekaan, SD Muh PK Banyudono Gelar Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81

    IGABA Temanggung Bidik Juara Video Senam Jateng, Manfaatkan Pesona Embung Bansari

    AKMT Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Jalan Sehat dan Beragam Perlombaan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

      HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

      Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan Pascagempa Flores, Posko dan Tim Kesehatan Dikerahkan

      Sehat, Rukun, dan Berkemajuan: 500 Warga Semarakkan Jalan Sehat HUT Ke-81 RI Di Purwokerto Utara

      Semarak Kemerdekaan, SD Muh PK Banyudono Gelar Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81

      IGABA Temanggung Bidik Juara Video Senam Jateng, Manfaatkan Pesona Embung Bansari

      AKMT Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Jalan Sehat dan Beragam Perlombaan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

        Peut-on changer la devise sur VipLuck avis après l’inscription ?

        Pistolo Casino Review: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Play Action

        FafaBet9 – Quick‑Play Slots, Table Games and More

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

          HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

          Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan Pascagempa Flores, Posko dan Tim Kesehatan Dikerahkan

          Sehat, Rukun, dan Berkemajuan: 500 Warga Semarakkan Jalan Sehat HUT Ke-81 RI Di Purwokerto Utara

          Semarak Kemerdekaan, SD Muh PK Banyudono Gelar Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81

          IGABA Temanggung Bidik Juara Video Senam Jateng, Manfaatkan Pesona Embung Bansari

          AKMT Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Jalan Sehat dan Beragam Perlombaan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

            HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

            Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan Pascagempa Flores, Posko dan Tim Kesehatan Dikerahkan

            Sehat, Rukun, dan Berkemajuan: 500 Warga Semarakkan Jalan Sehat HUT Ke-81 RI Di Purwokerto Utara

            Semarak Kemerdekaan, SD Muh PK Banyudono Gelar Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81

            IGABA Temanggung Bidik Juara Video Senam Jateng, Manfaatkan Pesona Embung Bansari

            AKMT Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Jalan Sehat dan Beragam Perlombaan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

              Peut-on changer la devise sur VipLuck avis après l’inscription ?

              Pistolo Casino Review: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Play Action

              FafaBet9 – Quick‑Play Slots, Table Games and More

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Semburat Syukur di Gerbong Kereta Api

              by
              17/03/2023
              in BeritaMu
              0
              Semburat Syukur di Gerbong Kereta Api
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Semburat Syukur di Gerbong Kereta Api

              WartaTerkait

              HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

              Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan Pascagempa Flores, Posko dan Tim Kesehatan Dikerahkan

              Sehat, Rukun, dan Berkemajuan: 500 Warga Semarakkan Jalan Sehat HUT Ke-81 RI Di Purwokerto Utara

              Semarak Kemerdekaan, SD Muh PK Banyudono Gelar Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81

              Oleh: Agusliadi Massere

              Adalah Rusdin S. Rauf, penulis buku Quranic Law of Attraction—yang telah menjadi buku bestseller—menegaskan, “Salah satu pusat energi yang terkandung dalam Al-Qur’an adalah energi syukur”. Rusdin pun menambahkan “Perintah bersyukur pun selalu didengung-dengungkan oleh Al-Qur’an. Seakan-akan sifat kesyukuran ini memiliki keistimewaan di mata Allah SWT”.

              Perintah bersyukur adalah salah satu ajaran strategis dan fundamental dalam kehidupan, terutama sesuai dengan agama Islam. Rusdin pun menegaskan bahwa banyak ayat dalam Al-Qur’an yang mempertajam kesyukuran. Saya pun meyakini bahwa para sahabat pembaca yang beragama Islam telah pernah membaca atau minimal mendengar beberapa di antara ayat-ayat tersebut.

              “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambahkan (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka pasti azab-Ku sangat berat”, QS. Ibrahim [14]: 7. Ini salah satu ayat yang menggambarkan urgensi syukur.

              Masih terpahat indah dalam relief ingatan, memori enam belas tahun yang lalu, tepatnya tahun 2007. Ketika itu, saya bersama dengan Kepala SMK Negeri 2 Bantaeng (Pada saat itu dikenal sebagai SMK Kelautan Bantaeng), Bapak H. Zulkarnain menempuh perjalanan dari Ibu Kota Jakarta ke Kabupaten Depok, dengan menggunakan kereta api. Namun, yang menjadi pemantik dari tulisan ini, justru perjalanan pulang dari Kabupaten Depok ke Jakarta dengan menggunakan angkutan yang sama, kereta api.

              Pada saat itu, saya kurang memperhatikan betul apakah yang saya naiki kereta api, kereta diesel atau kereta listrik, yang pasti seperti penamaan terhadap produk minuman/air mineral kemasan, apapun  merknya disebutnya “air aqua”. Seperti itulah maksud saya, yang pasti orang menyebutnya saja “kereta api”.

              Saya yang pada saat itu pertama kali menaiki kereta api—yang tepatnya kedua kalinya karena dua hari sebelumnya menggunakan angkutan yang sama—tentunya merasakan percikan psikologis yang amat dalam dan disebut dengan “rasa syukur”. Saya bersyukur karena ada hal baru yang saya rasakan, yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan.

              Selain dipantik oleh perasaan eksistensial karena baru mengalami bagaimana rasanya menumpang/menaiki kereta api, ada hal yang lebih dahsyat sehingga semburat syukur atau rasa syukur itu mengalir bersama butiran air mata di dalam gerbong mengiringi perjalanan Depok-Jakarta.  Perasaan ini, bukan berarti sebagai sikap terencana yang diniatkan untuk pelipatgandaan nikmat atau sebagai niatan untuk menggoda Allah untuk memenuhi janjiNya sebagaimana firmanNya di atas. Saya merasakannya secara spontan.

              Meskipun secara algoritmik, saya sendiri menyadari bahwa ada pemicu sehingga semburat syukur itu memancar begitu dahsyat di tengah gerbong kereta api. Sekali lagi semburat syukur itu bukan hanya karena pengalaman eksistensial yang sekadar merasakan bagaimana rasanya menumpang atau menaiki kereta api.

              Hal itu secara algoritmik dipicu oleh latar belakang kehidupan ekonomi saya, di tengah keluarga yang tergolong di bawah garis kemiskinan pada saat itu. Saya sering mengakui dalam diri, dan sampai hari ini pun mengakui bahwa pada saat itu kehidupan yang saya jalani berada dalam lingkaran keterbatasan yang sangat terbatas. Serba kekurangan, dan bahkan pada saat itu belum pernah memprediksi kapan saatnya menginjakkan kaki di ibu kota negara Indonesia, Jakarta tersebut.

              Saya merasakan bahwa kekurangan yang melilit diri ini dan keluarga, dan/atau keterbatasan yang terus menekan, terkesan sulit menemukan pembanding yang lebih rendah di sekeliling kehidupan saya pada saat itu. Ternyata, sepanjang jalan di balik kaca gerbong kereta api itu, saya banyak menemukan, tepatnya melihat pemandangan yang menggambarkan fenomena kehidupan yang lebih rendah dari yang saya, bersama keluarga merasakannya. Inilah salah satu yang memantik semburat kesyukuran tersebut.

              Selain itu, sepanjang jalan di atas gerbong kereta api itu sendiri, silih berganti pengemis yang datang dan mengharapkan uluran tangan dari kami para penumpang termasuk terhadap diri saya. Dalam diri, saya berkata, “alhamdulillah”, ternyata keterbatasan ekonomi yang saya dan kami rasakan bersama keluarga di Bantaeng, di sini sepanjang jalan di atas gerbong kereta api saja, masih banyak yang lebih rendah kehidupan ekonominya. Minimal juga, karena saya tidak pernah menjadi pengemis.

              Sepertinya telah menjadi pemahaman bersama, bahwa seringkali semburat rasa syukur itu sulit terpancar karena kita belum mengetahui mekanismenya atau belum menemukan pembanding yang lebih rendah dari yang dimiliki, dirasakan, dan/atau dialami. Padahal agama Islam pun memiliki salah satu ajaran, “bahwa dalam urusan dunia, kita harus memandang yang lebih rendah agar bisa bersyukur”.

              Memperhatikan perspektif ESQ Ary Ginanjar Agustian pun, pembanding yang salah/keliru atau dalam arti membalik rumus di atas, “dalam urusan dunia memandang ke atas”, maka itu berpotensi menutup suara hati kebenaran atau God Spot dalam diri. Dan Ary Ginanjar mengkategorisasikan sebagai salah satu dari tujuh belenggu hati.

              Saya teringat dengan sebuah cerita kearifan. Bahwa konon, suatu waktu ada seorang laki-laki yang mendatangi seorang ustadz memintan saran dan petunjuk agar bisa terbebas dari himpitan hidupnya, salah satunya secara psikologis setiap hari merasakan kegalauan hidup. Laki-laki ini yang berperan sebagai kepala keluarga, menjelaskan bahwa dia memiliki seorang istri, dan empat orang anak, tinggal dalam gubuk yang hanya berukuran tiga kali tiga meter.

              Singkat cerita mendengar keluhan laki-laki itu sang ustadz bertanya “Apakah Anda punya ayam dan kambing?” Maka dijawablah “Iya ustadz saya punya empat ekor kambing dan 5 ekor ayam”. Sang ustadz memberikan saran singkat “Masukkan semua kambing dan ayam tersebut di dalam gubukmu, dan tinggal bersama dengannya termasuk bersama istri dan anak-anakmu, dan setelah satu pekan kemudian kembali lagi ke sini menyampaikan hasilnya”.

              Saya yakin para sahabat pembaca pun akan mengatakan “itu saran gila”, dan itu pulalah yang dirasakan oleh laki-laki tersebut. Tetapi, karena itu adalah saran dan petunjuk dari seorang ustadz yang sangat dikagumi dan dihormati di desanya, maka hal itu tetap diikuti dan dilaksanakan. Dimasukkanlah semuanya, dan betapa sangat tersiksanya kehidupan yang dirasakan dibandingkan sebelumnya, selama sepekan. Dirinya tetap bertahan meskipun harus merasakan penderitaan yang amat dalam serumah dengan kambing dan ayam.

              Satu pekan kemudian dirinya mendatangi sang ustadz, sambil menyampaikan sikap protesnya. Tetapi, selain itu dirinya tetap mengharapkan petunjuk lain. Maka sang ustadz memberikan kembali saran bahwa, “keluarkan semua kambing dan ayam Anda tersebut, setelah satu pekan kembali lagi ke sini”.

              Singkat cerita setelah mengikuti saran dan petunjuk sang ustadz yang kedua ini, betapa dirinya bersama istri dan anak-anaknya merasakan kebahagiaan yang amat dalam yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Sepekan kemudian dirinya mendatangi sang ustadz sambil menyampaikan ucapan terima kasih dan mengungkap rasa syukurnya betapa bahagia dirinya bersama keluarga. Berdasarkan cerita tersebut, lebih lanjut dikisahkan bahwa pasca petunjuk kedua sang ustadz, keluarga tersebut setiap hari diselimuti rasa syukur sampai pada akhirnya janji Allah terbukti dan kehidupannya semakin sejahtera.

              Relevan dengan preseden historis atas apa yang pernah saya alami di atas kereta api tersebut, dan cerita kearifan di atas, termasuk perspektif Ary Ginanjar, bahwa memang seringkali yang menghambat semburat rasa syukur hanya karena diri kita belum merasakan, menemukan, dan mengalami, atau bisa jadi belum pernah melihat dan mendengar cerita kehidupan yang lebih rendah dari apa yang kita alami.

              Memahami perspektif Rusdin, termasuk yang saya pahami dari Rhonda Byrne (penulis buku The Secret), Erbe Sentanu (penulis buku Quantum Ikhlas), Priatno H. Martokoesoemo (penulis buku Law of Spiritual Attraction), dan Robert Collier (penulis buku The Secret of The Ages), rasa syukur itu beroperasi dalam mekanisme law of attraction (hukum tarik menarik).

              Rusdin pun dalam menuliskan bukunya terinspirasi dari Byrne dan Sentanu. Sederhananya, bahwa ketika kita selalu memancarkan rasa syukur, maka bisa dipastikan berdasarkan hukum tarik menarik (law of attraction) itu bisa dipastikan—sebagaimana dengan firman dan janji Allah pun—akan mendatangkan kenikmatan yang lebih banyak.

              Saya yakin, sedikit-banyaknya kita semua termasuk para sahabat pembaca, telah memahami defenisi syukur baik secara etimologis maupun secara terminologis. Namun, ada defenisi secara terminologis yang menarik—dan bagi saya luar biasa—dari Rusdin. “Memperlihatkan pengaruh nikmat ilahi yang melekat dalam diri kita. Yaitu, melali kalbu dengan beriman, melalui lisan dengan pujian, dan sanjugan, melali anggota tubuh dengan melakukan amal saleh dan ketaatan.

              Selain itu, ada lagi yang menarik dari Rusdin, dan itupun yang ingin saya tegaskan dalam tulisan ini. Rusdin menjelaskan bahwa ada tiga cara mengundang rasa syukur, yaitu: pertama, mengenal nikmat Allah; kedua, siap menerima nikmat Allah; dan ketiga, menggunakan sesuai dengan kemauan Sang Maha Pemberi.

              Dari ketiga hal di atas, yang dipandang oleh Rusdin sebagai cara yang bisa mengundang rasa syukur, adalah pada poin yang ketiga “menggunakan sesuai dengan kemanuang Sang Maha Pemberi”. Mengapa saya tertarik untuk menegaskannya dalam tulisan ini?

              Saya menemukan fenomena kehidupan, bahwa seringkali ada di antara kita (semoga diri ini dan pembaca jauh dari itu) terkesan ketika mendapat nikmat dari Allah justru digunakan bukan dalam konteks yang sesuai kemauang Sang Maha Pemberi atau justru di luar dari rel rido Allah.

              Ada yang punya kekayaan melimpah, tetapi justru menjerumuskan dirinya larut dalam arus kehidupan berfoya-foya yang sangat tidak diridoi oleh Allah. Ada juga di antara kita, ketika mendapatkan jabatan dan tentunya itu juga amanah dari Allah, tetapi dilaksanakan di luar rel yang diridoi Allah. Keluar dari spirit sumpah/janji jabatannya, melanggar aturan bahkan tidak sedikit juga ada yang melakukan perbuatan yang lebih merusak kehidupan seperti korupsi. Hal ini, bertentangan dengan poin ketiga yang akan mengundang rasa syukur dalam perspektif Rusdin. Atau dalam bahasa sederhana kita, ini menodai semburan kesyukurannya tersebut, yang mungkin saja amat sangat terasa awal dilantik.

              Dalam buku The 7 Laws of Happiness: Tujuh Rahasia Hidup yang Bahagia karya Arvan Pradiansyah, menegaskan “syukur” sebagai rahasia kedua mencapai kebahagiaan. Jika memahami lebih dalam perspektif syukur Arvan, dan termasuk konsepsi “irama kehidupan” berupa rido Allah yang telah ditiupkan dalam diri, maka orang-orang yang melakukan perbuatan paradoks/bertentangan dari cara mengundang rasa syukur yang ketiga dari Rusdin di atas, bisa dipastikan pula hatinya “akan gelisah” atau minimal “kebahagiaannya terganggu”.

              Saya menyadari, ruang ini tidak cukup untuk menuangkan semuanya. Oleh karena itu, dengan berat hati sambil berpikir harapan pembaca, saya hentikan tulisan ini.

              Agusliadi Massere, Mantan Ketua PD. Pemuda Muhammadiyah Bantaeng. Komisioner KPU Kabupaten Bantaeng Periode 2018-2023

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              MIM 16 Karangasem Selenggarakan Tasmi’ Hifdzil Qur’ an, Suasana Penuh Haru

              Next Post

              Kebutuhan Layanan Kesehatan Mendesak, Muhammadiyah Dirikan Klinik Kesehatan di Pringsewu

              InfoLain

              HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton
              BeritaMu

              HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

              16/08/2026
              BeritaMu

              Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan Pascagempa Flores, Posko dan Tim Kesehatan Dikerahkan

              16/08/2026
              BeritaMu

              Sehat, Rukun, dan Berkemajuan: 500 Warga Semarakkan Jalan Sehat HUT Ke-81 RI Di Purwokerto Utara

              16/08/2026
              Next Post
              Kebutuhan Layanan Kesehatan Mendesak, Muhammadiyah Dirikan Klinik Kesehatan di Pringsewu

              Kebutuhan Layanan Kesehatan Mendesak, Muhammadiyah Dirikan Klinik Kesehatan di Pringsewu

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

                HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

                16/08/2026

                Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan Pascagempa Flores, Posko dan Tim Kesehatan Dikerahkan

                16/08/2026

                UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kemitraan Industri​Peny Eriska

                16/08/2026

                Semarak Kemerdekaan, SD Muh PK Banyudono Gelar Karnaval Kemerdekaan HUT RI ke-81

                16/08/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,103)
                • Hukum Islam (1,630)
                • Kabar PTMA (4,093)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

                HUT RI ke-81 Jadi Momentum Lazismu Sumut Perkuat Soliditas Amil melalui Turnamen Badminton

                16/08/2026

                Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan Pascagempa Flores, Posko dan Tim Kesehatan Dikerahkan

                16/08/2026

                UMSU dan Bank Muamalat Perkuat Kemitraan Industri​Peny Eriska

                16/08/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In