• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Mei 15, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    PDM Tapanuli Selatan Gelar Pengajian Tarjih Perdana, Bahas Wudhu hingga Tayamum

    Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan

    Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Medan Gelar Workshop Deeplearning dan Coding

    Majelis Tabligh PWM Sumut Gelar TOT Instruktur Muballigh Tingkat Wilayah di Tebing Tinggi

    Majelis Tabligh PWM Sumut Gelar TOT Instruktur Muballigh Tingkat Wilayah di Tebing Tinggi

    Dari Tebing Tinggi Menjaga Api Dakwah

    Majelis Ulama Indonesia Dorong Penguatan Penguasaan Digital Bagi Tokoh Agama

    Majelis Ulama Indonesia Dorong Penguatan Penguasaan Digital Bagi Tokoh Agama

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      PDM Tapanuli Selatan Gelar Pengajian Tarjih Perdana, Bahas Wudhu hingga Tayamum

      Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan

      Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Medan Gelar Workshop Deeplearning dan Coding

      Majelis Tabligh PWM Sumut Gelar TOT Instruktur Muballigh Tingkat Wilayah di Tebing Tinggi

      Majelis Tabligh PWM Sumut Gelar TOT Instruktur Muballigh Tingkat Wilayah di Tebing Tinggi

      Dari Tebing Tinggi Menjaga Api Dakwah

      Majelis Ulama Indonesia Dorong Penguatan Penguasaan Digital Bagi Tokoh Agama

      Majelis Ulama Indonesia Dorong Penguatan Penguasaan Digital Bagi Tokoh Agama

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          PDM Tapanuli Selatan Gelar Pengajian Tarjih Perdana, Bahas Wudhu hingga Tayamum

          Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan

          Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Medan Gelar Workshop Deeplearning dan Coding

          Majelis Tabligh PWM Sumut Gelar TOT Instruktur Muballigh Tingkat Wilayah di Tebing Tinggi

          Majelis Tabligh PWM Sumut Gelar TOT Instruktur Muballigh Tingkat Wilayah di Tebing Tinggi

          Dari Tebing Tinggi Menjaga Api Dakwah

          Majelis Ulama Indonesia Dorong Penguatan Penguasaan Digital Bagi Tokoh Agama

          Majelis Ulama Indonesia Dorong Penguatan Penguasaan Digital Bagi Tokoh Agama

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            PDM Tapanuli Selatan Gelar Pengajian Tarjih Perdana, Bahas Wudhu hingga Tayamum

            Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan

            Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Medan Gelar Workshop Deeplearning dan Coding

            Majelis Tabligh PWM Sumut Gelar TOT Instruktur Muballigh Tingkat Wilayah di Tebing Tinggi

            Majelis Tabligh PWM Sumut Gelar TOT Instruktur Muballigh Tingkat Wilayah di Tebing Tinggi

            Dari Tebing Tinggi Menjaga Api Dakwah

            Majelis Ulama Indonesia Dorong Penguatan Penguasaan Digital Bagi Tokoh Agama

            Majelis Ulama Indonesia Dorong Penguatan Penguasaan Digital Bagi Tokoh Agama

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Matinya Identitas Politik

              by
              24/02/2023
              in BeritaMu
              0
              Matinya Identitas Politik
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Matinya Identitas Politik

              WartaTerkait

              PDM Tapanuli Selatan Gelar Pengajian Tarjih Perdana, Bahas Wudhu hingga Tayamum

              Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan

              Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Medan Gelar Workshop Deeplearning dan Coding

              Majelis Tabligh PWM Sumut Gelar TOT Instruktur Muballigh Tingkat Wilayah di Tebing Tinggi

              Oleh : Immawan Wahyudi

              JUDUL tulisan sederhana ini penulis kutip dari sub-topik buku Trans Politika – Dinamika Politik di dalam Era Virtual. Buku karya Yasraf A. Piliang ini diuraikan dengan dialketika yang ketat. Matinya identitas politik merupakan bagian awal dari prolog untuk memberikan gambaran apa yang sebenarnya dimaksud dengan budaya politik dalam era virtual. Disamping itu, secara pragmatis penulis juga menggunakan istilah ini untuk memberikan perimbangan narasi sumbang terhadap istilah politik identitas. Matinya identitas politik juga penulis pilih karena sarat dengan dialketika politik yang semakin terbelenggu oleh politik citra –masyarakat awam lazim menyingkatnya dengan istilah: pencitraan.

              Autentisitas dan Popularitas

              Pada awal era Reformasi –masyarakat mengalami euphoria luar biasa –dalam penggunaan istilah reformasi. Namun sejak itu mulai terkuak adanya aktor-aktor politik yang status komitmennya un-autentic (tidak otentik). Bahkan tokoh-tokoh yang tidak otentik ini semakin lama semakin kuat menguasai media. Lama kelamaan media sendiri tidak lagi kritis terhadap substansi yang dikomunkasikan oleh tokoh tidak otentik. Akhirnya ruang publik dikuasai nyaris sepenuhnya oleh aktor-aktor politik yang fasih menggunakan taktik pencitraan dan ”bermewah-mewahan” dalam instrumen komunikasi visual bernama baliho dan sejenisnya.

              Semakin mahal dan tingginya biaya pencitraan maka nyaris tidak ada lagi ruang bagi aktor-aktor politik sejati –yang minim anggaran– untuk bisa ”berdebat” di ruang publik dengan baliho-baliho mewah. Sempurnalah sudah ruang publik dipenuhi oleh sampah visual –istilah Saudara Sumbo Tinarbuko.  Akhir episode ini pencitraan memenangkan pertempuran secara telak. Buktinya, masyarakat tidak lagi merasa perlu untuk mengkritisi apa pencitraan ini akan sampai pada tujuan sebagaimana kata-kata bijak aktor politik dalam baliho-baliho. Autentisitas sepertinya diabaikan karena dipenuhi dengan spirit popularitas. Sukseslah taktik pencitraan.

              Apa itu Politik Identitas?

              Sementara itu kita justru diributkan bukan oleh matinya identias politik tapi oleh politik identitas. Namun keributan itu acapkali karena adanya contradicito interminis –kontradiksi dalam penggunaan istilah. Penulis pernah searching untuk mencari tahu apakah orang mancanegara juga menggunakan istilah politik identitas sebagaimana masyarakat Indonesia menggunakannya? Mari kita lihat perbedaan penggunaan istilah itu dalam beberapa media berikut ini.

              Sebagian dari pengertian politik identitas yang lazim digunakan di dunia internasional menyebutkan bahwa, politik identitas bertujuan untuk mengamankan kebebasan politik dari kelompok konstituen tertentu. Anggota dari konstituen tersebut menegaskan untuk memperoleh kembali cara-cara memahami kekhasan mereka yang menantang karakterisasi dominan dengan tujuan penentuan nasib sendiri yang lebih besar.

              Abdillah dalam  DetikEdu (29-12-2022) mendefinisikan politik identitas sebagai politik yang dasar utama kajiannya atas dasar persamaan-persamaan tertentu, mulai dari etnis, agama, hingga jenis kelamin. Bisa disimpulkan bahwa politik identitas justru suatu proses politik yang dilakukan untuk merangkul dalam kesamaan-kesamaan tertentu. Misalnya perjuangan kaum Feminsme di Eropa dan gerakan kaum proletar di Amerika Latin, gerakan apartheid di Afrika, pergolakan zionisme vis a vis pengakuan bangsa Palestina (Wikipedia, dikutip 23-02-2023)

              Sedangkan di Indonesia istilah politik identitas terbalik dari apa yang difahami dan terjadi di dunia internasional. Salah satu  contoh adalah apa yang dikemukakan Prof. Abd. Rasyid Masri. Penulis kutip sebagai berikut; ”Politik identitas dalam pandangan penulis sebagai profesor yang menekuni ilmu sosiologi dan komunkasi melihat bahwa politik identitas dalam perspektif sosiologi akan terus hadir dalam narasi politik Indonesia menuju pemilihan presiden 2024.

              Kenapa? Karena kondisi mental dan karakter mayarakat Indonesia belum terlepas dari sentimen primoridalitas dan sektarianisme yang masih kuat mengakar dalam budaya masyarakat Indonesia sekalipun sudah hidup di era demokratisasi dan era digitalisasi modern. Istilah politik identitas sudah lama dikonstruksi sebagai narasi politik oleh kelompok elit politik tertentu di Indonesia sebagai wacana instrumen untuk menggambarkan rasa kebencian dan ketakutan kalah pada pihak lawan politiknya agar bisa menurunkan citra dan menyudutkan pigur tertentu yang biasanya dinilai kuat dan berpotensi menang, bisa mengalahkan lawan lainnya sehingga perlu disudutkan dengan narasi tidak nasionalis dan intoleran.” Sengaja penulis kutip lengkap dari unggahan beliau pada 08 November 2022 pada media Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

              Sementara itu Profesor Askar Salim berpendapat sebaliknya. Bahkan beliau memberikan judul ”Kesalahpahaman tentang Politik Identitas” dalam unggahannya Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di koran Sindo pada 11 November 2022, penulis kutip pada sub judul kalrifikasi konseptual, Prof. Askar salim menulis sebagai barikut; ”Dari sejumlah tulisan opini terkait politik identitas di Indonesia, terdapat sejumlah kesalahpahamn konseptual antara lain: (1) Politik identitas bisa dimainkan oleh kelompok mayoritas, (2) Politik kebangsaan juga mengusung politik identitas, dan (3) Politik praktis sebenarnya juga merupakan politik identitas.

              Penjelasan untuk point (1) Prof Askar menyatakan bahwa politik identita tidak lazim dimainkan oleh kelompok mayoritas. Point (2) politik identitas berbeda dengan politik kebangsaan yang berorintasi pada upaya agar kelompok mayorita maupun minoritas bisa berikap inklusif. Sedang politik identitas salah satu kelompok bersikap dan menuntut hak eksklusif. Point (3) politik praktis belum tentu membawa politik identitas. Secara fitrah pelaku politik praktis adalah anggota masyarakat dengan kesamaan identitas tertentu. Namun demikian akhir tulisan Prof. Askar juga mengingatkan bahwa politik identitas yang cenderung menuntut hak ekslusif (karena merasa diberlakukan tidak adil, pen.) berpotensi sebagai ancaman bagi persatuan dan kesatuan.

              Politik Tanpa Identitas

              Di luar perdebatan pro kontra politik identitas yang acapkali tidak kalah tendensiusnya dengan istilah politik identitas itu sendiri, kita masih punya ”pe-er” sebagaimana ditulis Yasraf Piliang pada tahun 2005. Pada intinya aktor politik yang sejati akan membingkai diri dalam identitas politik sebagai haluan perjuangan yang otentik dan tidak tenggelam dalam kubangan pencitraan politik. Bahkan dalam hazanah politik Islam dikenal adagium ”as-siyaasah al-hud’ah” politik nyaris identik dengan tipu daya. Menurut hemat penulis daripada berdebat pada dialektika dan retorika politik identitas perlu kita sadari bahwa yang berbahaya adalah politik tanpa identitas –sepenuhnya mengandalkan pencitraan.

              Immawan Wahyudi, Dosen Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Inilah Profil UKM Al-Mujaddid Umla

              Next Post

              Berkeadaban dan Berakhlak, Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVIII Resmi Ditutup

              InfoLain

              BeritaMu

              PDM Tapanuli Selatan Gelar Pengajian Tarjih Perdana, Bahas Wudhu hingga Tayamum

              15/05/2026
              BeritaMu

              Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan

              15/05/2026
              BeritaMu

              Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Medan Gelar Workshop Deeplearning dan Coding

              15/05/2026
              Next Post

              Ketua Muhammadiyah Jabar: Di Muhammadiyah Tak Boleh Minta Jabatan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                PDM Tapanuli Selatan Gelar Pengajian Tarjih Perdana, Bahas Wudhu hingga Tayamum

                15/05/2026

                Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan

                15/05/2026

                Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Medan Gelar Workshop Deeplearning dan Coding

                15/05/2026

                Dari Tebing Tinggi Menjaga Api Dakwah

                15/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,098)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,665)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                PDM Tapanuli Selatan Gelar Pengajian Tarjih Perdana, Bahas Wudhu hingga Tayamum

                15/05/2026

                Ketua Prodi PGSD FKIP UMSU Jadi Pemateri Workshop Pembelajaran Mendalam Guru Muhammadiyah Kota Medan

                15/05/2026

                Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Medan Gelar Workshop Deeplearning dan Coding

                15/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In