YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebanyak empat orang mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meraih penghargaan sebagai pemakalah terbaik dari symposium internasional bertajuk Symposium on Literature, Culture and Communication (Sylection). Pengumuman keberhasilan ini didapatkan pada Jumat (29/10/22).
Keempat mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY adalah sebagai berikut. Pertama, Dhea Octiyandri dengan judul Strengthening Media Literacy Through Educational Radio At Muhammadiyah Piyungan High School. Makalah yang diangkat oleh Dhea berangkat dari penelitiannya tentang bagaimana pemanfaatan radio untuk literasi di SMA Muhammadiyah Piyungan. “Hasil penelitian saya menunjukan bahwa radio komunitas bermanfaat untuk literasi di sekolah terutama di masa pandemi,” ujarnya. Dhea menambahkan bahwa siswa memanfaatkan radio di sekolah untuk kegiatan ekstra kurikuler.
Kedua, Aulia Afifah dengan judul Engineering Comedy In The Mekah I’m Coming Film Based On The Structure Of The Hero’s Journey. Penelitiannya berhasil menemukan struktur komedi yang menghidupkan film The Mekah I’m Coming.
Ketiga, I Ketut Adi Mariana dengan judul Green Zone Tourism Marketing Communication Strategy of The Bali Government Tourism Office In 2021. Penelitiannya menemukan bahwa dinas pariwisata Bali mengembangkan potensi ekologi kelestarian lingkungan.
Terakhir, Alditta Khoirun Nisa dengan judul The Effect of The Intensity of The Accessing Instagram @Humas_Indonesia on The Fulfillment of Public Relations Information Needs. Penelitiannya menemukan bahwa Instagran semakin signifikan dalam kegiatan kehumasan.
Para pemakalah Sylection berasal dari lima negara. Puluhan pemakalah mengirimkan dan mempresentasikan hasil penelitiannya dalam Sylection. Program studi Ilmu Komunikasi UMY mengirimkan dua puluh mahasiswa untuk mengikuti Sylection.
Sylection merupakan symposium internasional tahunan yang diadakan oleh Universitas Ahmad Dahlan, Capiz State University Filipina, Guangxi University China, Chulalongkorn University Thailand, Zulu Land University, Universitas Muhammadiyah Lampung, dan Universitas Diponegoro. Program studi Ilmu Komunikasi UMY menjadi salah satu co-host dalam Sylection. (Riz)




