• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Mengupas Arti Sidang Tanwir Nasyiatul Aisyiyah: KH Tafsir Ingatkan Esensi Pencerahan

    Sidang Tanwir Muktamar Tapak Suci XVI Resmi Dibuka di UNIMUS, Pencak Silat Muhammadiyah Siap Mendunia

    Menyongsong Abad Kedua, Spirit Kemandirian Meledak di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026

    Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026 Resmi Tetapkan 13 Formatur PPNA, Monica Subastia Raih Suara Tertinggi

    Muktamar Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Ribuan Kader Teguhkan Komitmen Perempuan Muda Islam Berkemajuan

    Kemendikdasmen Salurkan 30 Laptop dan Starlink untuk Sekolah di Miangas, Perkuat Pendidikan Daerah 3T

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Mengupas Arti Sidang Tanwir Nasyiatul Aisyiyah: KH Tafsir Ingatkan Esensi Pencerahan

      Sidang Tanwir Muktamar Tapak Suci XVI Resmi Dibuka di UNIMUS, Pencak Silat Muhammadiyah Siap Mendunia

      Menyongsong Abad Kedua, Spirit Kemandirian Meledak di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026

      Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026 Resmi Tetapkan 13 Formatur PPNA, Monica Subastia Raih Suara Tertinggi

      Muktamar Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Ribuan Kader Teguhkan Komitmen Perempuan Muda Islam Berkemajuan

      Kemendikdasmen Salurkan 30 Laptop dan Starlink untuk Sekolah di Miangas, Perkuat Pendidikan Daerah 3T

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

        Peut-on changer la devise sur VipLuck avis après l’inscription ?

        Pistolo Casino Review: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Play Action

        FafaBet9 – Quick‑Play Slots, Table Games and More

        SpinsUp Casino: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Fire Fun for the Modern Player

        Zoccer-casino Welcome Bonus Terms: The Small Print Decoded

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Mengupas Arti Sidang Tanwir Nasyiatul Aisyiyah: KH Tafsir Ingatkan Esensi Pencerahan

          Sidang Tanwir Muktamar Tapak Suci XVI Resmi Dibuka di UNIMUS, Pencak Silat Muhammadiyah Siap Mendunia

          Menyongsong Abad Kedua, Spirit Kemandirian Meledak di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026

          Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026 Resmi Tetapkan 13 Formatur PPNA, Monica Subastia Raih Suara Tertinggi

          Muktamar Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Ribuan Kader Teguhkan Komitmen Perempuan Muda Islam Berkemajuan

          Kemendikdasmen Salurkan 30 Laptop dan Starlink untuk Sekolah di Miangas, Perkuat Pendidikan Daerah 3T

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Mengupas Arti Sidang Tanwir Nasyiatul Aisyiyah: KH Tafsir Ingatkan Esensi Pencerahan

            Sidang Tanwir Muktamar Tapak Suci XVI Resmi Dibuka di UNIMUS, Pencak Silat Muhammadiyah Siap Mendunia

            Menyongsong Abad Kedua, Spirit Kemandirian Meledak di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026

            Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026 Resmi Tetapkan 13 Formatur PPNA, Monica Subastia Raih Suara Tertinggi

            Muktamar Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Ribuan Kader Teguhkan Komitmen Perempuan Muda Islam Berkemajuan

            Kemendikdasmen Salurkan 30 Laptop dan Starlink untuk Sekolah di Miangas, Perkuat Pendidikan Daerah 3T

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

              Peut-on changer la devise sur VipLuck avis après l’inscription ?

              Pistolo Casino Review: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Play Action

              FafaBet9 – Quick‑Play Slots, Table Games and More

              SpinsUp Casino: Quick‑Hit Slots and Rapid‑Fire Fun for the Modern Player

              Zoccer-casino Welcome Bonus Terms: The Small Print Decoded

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              TIK untuk Indonesia yang Cerdas dan Bersatu

              by
              23/10/2022
              in BeritaMu
              0
              TIK untuk Indonesia yang Cerdas dan Bersatu
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              TIK untuk Indonesia yang Cerdas dan Bersatu

              WartaTerkait

              Mengupas Arti Sidang Tanwir Nasyiatul Aisyiyah: KH Tafsir Ingatkan Esensi Pencerahan

              Sidang Tanwir Muktamar Tapak Suci XVI Resmi Dibuka di UNIMUS, Pencak Silat Muhammadiyah Siap Mendunia

              Menyongsong Abad Kedua, Spirit Kemandirian Meledak di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026

              Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026 Resmi Tetapkan 13 Formatur PPNA, Monica Subastia Raih Suara Tertinggi

              Aminnu Annafiyah

              Hari Minggu pagi tanggal 19 Desember 1948, rakyat Yogyakarta dikejutkan oleh serangan udara mendadak dari militer Kerajaan Belanda. Tanpa sopan santun diplomatic, di pagi itu Pemerintah Belanda secara sepihak melanggar hasil perjanjian Renville yang sebelumnya telah disepakati dengan Pemerintah Republik Indonesia. Panglima tertinggi militer Belanda di Indonesia Letnan Jenderal Simon Hendrik Spoor dengan serangan udara itu mengawali operasi militer yang diberinya nama Kraai Operatie.

              Menyusul serangan udaranya, Belanda-pun mendaratkan pasukan infanteri lintas udara yang langsung menguasai lanud Maguwo. Selanjutnya kolone militer besar-besaran di bawah komando Kolonel Van Langen menyusul masuk ke wilayah Yogyakarta melalui jalur darat. Hari itu Belanda ingin menguasai Ibukota Yogyakarta untuk menangkap para pemimpin kita, melumpuhkan kekuatan tentara nasional kita, dan menghapus peta Indonesia sebagai negara yang berdaulat dari atlas dunia.

              Militer Indonesia sebenarnya sadar bahwa cepat atau lambat Belanda pasti akan melancarkan agresinya atas Ibukota Yogyakarta, maka sebelumnya telah disiapkan strategi untuk menghadapinya. Panglima Komando Tentara Teritorium Jawa Kolonel AH Nasution telah menyiapkan blue print perang gerilya dengan membagi wilayah dalam kantong-kantong pertahanan. Konsep ini dituangkan dalam dokumen Perintah Siasat No 01 Panglima Besar Angkatan Perang Republik Indonesia. Semua komandan militer Indonesia telah paham harus melakukan apa sewaktu-waktu Panglima Besar Letnan Jenderal R Soedirman memaklumatkan untuk melaksanakan perintah siasat no 01.

              Siaran Radio RRI Yogyakarta

              Mendapat laporan bahwa Belanda menyerang Yogyakarta, maka Panglima Besar Letnan Jenderal R Soedirman yang tengah sakit segera bergerak ke Istana Presiden di Gedung Agung. Setelah berkoordinasi singkat dengan Presiden Soekarno, maka Panglima Soedirman segera memerintahkan stafnya untuk menyiarkan perintah kilat melalui RRI Yogyakarta. Walhasil para komandan militer Indonesia mendengar siaran itu langsung bergerak melaksanakan perintah siasat No 01. Mereka membawa pasukannya ke luar kota untuk membentuk kantong-kantong pertahanan guna mengobarkan perang gerilya rakyat semesta.

              Pada saat itu Radio Republik Indonesia (RRI) merupakan piranti teknologi informasi dan komunikasi (TIK) paling canggih yang dimiliki oleh Indonesia. Maka sebelum Belanda dapat menguasainya, segera dimanfaatkan untuk menyiarkan perintah kilat Panglima Besar Soedirman. Informasi penting itupun sampai ke semua komandan tentara, maka untuk selanjutnya pasukan aggressor Belanda harus meladeni perlawanan gerilya tentara dan rakyat Indonesia.

              Sandi Janur Kuning

              Dalam melaksanakan operasi gerilya, rupanya ada oknum-oknum bersenjata yang seolah-olah merupakan bagian dari pejuang Indonesia melakukan aksi perampokan. Tentu tindakan mereka mencoreng citra pejuang kita, yang berpotensi menurunkan kepercayaan rakyat. Digambarkan dalam film Janur Kuning, para bandit ini ditumpas oleh Letnan Marsudi selaku komandan penanggungjawab gerilya area Kota Yogyakarta.

              Selanjutnya untuk membedakan pejuang kita dengan para oknum bandit bersenjata, maka perlu ditandai dengan sebuah sandi yaitu berkalung janur kuning. Sandi ini terus digunakan dalam setiap serangan pasukan gerilya kita termasuk Serangan Oemoem 1 Maret 1949. Kendati bukan berupa piranti canggih, namun penggunaan sandi janur kuning merupakan aplikasi teknologi informasi sederhana yang terbukti efektif untuk berkomunikasi menyampaikan pesan yang mudah dipahami oleh semua pejuang kita.

              Sirene Jam Malam

              Sejak tanggal 19 Desember 1948 Kota Yogyakarta diduduki oleh Belanda, maka untuk mengendalikan keamanannya diterapkan jam malam. Setiap pukul 18.00 WIB sirene berbunyi menandai dimulainya jam malam, sehingga semua penduduk dilarang beraktifitas di luar rumah. Sirene kembali berbunyi pada pukul 06.00 WIB sebagai penanda berakhirnya jam malam sehingga penduduk diperkenankan kembali beraktifitas normal.

              Pemanfaatan sirene ini merupakan aplikasi teknologi untuk menyampaikan informasi kepada seluruh penduduk kota kapan boleh beraktifitas normal di luar rumah dan sebaliknya. Karena bunyi sirene ini efektif dan mudah dipahami oleh setiap penduduk Kota Yogyakarta, maka pada tanggal 1 Maret 1949 justru dimanfaatkan oleh Letkol Soeharto sebagai penanda dimulainya Serangan Oemoem pada jam 06.00 pagi.

              Letkol Soeharto sebagai pemimpin serangan itu harus mengkomando ribuan prajurit untuk secara serentak menyerang berbagai sasaran markas Belanda di Kota Yogyakarta. Maka bunyi sirene pagi jam 06.00 WIB menjadi sarana untuk menyampaikan informasi yang mudah dipahami di lapangan oleh semua unsur yang terlibat dalam penyerangan.

              Radio PHB AURI

              Serangan Oemoem 1 Maret 1949 secara cerdas dirancang untuk mempengaruhi opini internasional atas eksistensi Republik Indonesia. Belanda kepada public dunia sangat percaya diri mengklaim bahwa Republik Indonesia telah dikuasai dan tentara nasionalnya sudah tidak ada. Maka perlu dilakukan serangan umum di siang hari untuk menguasai Kota Yogyakarta dalam beberapa jam dalam rangka mendukung perjuangan para diplomat Indonesia di PBB.

              Oleh karena itu berita serangan umum harus terdengar sampai luar negeri sehingga sampai pula ke Perserikatan Bangsa-bangsa. Untuk keperluan itu digunakan Radio PHB AURI melalui stasiunnya di Playen untuk mengirim berita serangan umum ke PHB AURI Takengeon Aceh. Dari Aceh berita diteruskan ke Rangoon Burma, kemudian dilanjutkan ke New Delhi. Walhasil pada tanggal 2 Maret 1949 sore hari, All India Radio telah memberitakan keberhasilan Tentara Indonesia melaksanakan serangan umum atas Kota Yogyakarta.

              Melalui jaringan Radio PHB AURI, secara berantai teknologi informasi ini menyampaikan berita serangan umum yang menyentak forum PBB. Belanda di hadapan forum PBB jelas dipermalukan karena dengan berita itu para diplomat kita memiliki bukti kuat bahwa Republik Indonesia masih ada dan memiliki kekuatan militer yang nyata.

              Literasi Digital untuk Persatuan Indonesia

              Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia saat ini berada di era digital dengan revolusi berbasis internet. Dahulu kita mampu memanfaatkan TIK konvensional baik yang sederhana maupun teknologi radio untuk mendukung perjuangan tentara dan para diplomat dalam mempertahankan kemerdekaan. Pada era digital ini tersedia sarana TIK dengan basis internet yang sanggup melayani setiap individu di Indonesia dengan sangat mudah untuk memproduksi dan memperoleh informasi bermutu maupun sampah.

              Bagaimanapun canggihnya, internet hanyalah piranti TIK yang bisa bermanfaat apabila diisi dengan informasi yang baik. Sebaliknya, apabila diisi dengan konten negative maka yang tersaji hanyalah sampah yang tidak bermanfaat. Zaman internet sangat bebas dan terbuka, pemerintah Indonesia siapapun presidennya tidak bakal mampu mengintervensi agar arus informasi yang tersaji hanya yang bermutu saja.

              Masalah terbesar kita adalah minat baca masyarakat Indonesia yang menurut klaim UNESCO dari 1000 orang hanya 1 yang rajin membaca. Artinya di tengah arus informasi yang sangat deras dan terbuka ini, kemampuan rakyat Indonesia untuk memahami, menyaring, dan memilih informasi yang bermanfaat untuk dirinya sendiri sangat rendah. Maka tidak heran jika masyarakat kita mudah dibuat gaduh oleh berita-berita sensasional yang kerap mengandung kebohongan.

              TIK akan membuat masyarakat yang cerdas semakin mudah memperoleh informasi yang bermanfaat. Karena rakyat Indonesia suka tidak suka saat ini telah berada di era digital, maka perlu upaya serius untuk meningkatkan kapasitas literasinya. Harapannya agar masyarakat mampu memahami dan memaknai konten informasi serta menilai kredibilitasnya. Pada saat ini masyarakat Indonesia relative mampu berakselerasi memanfaatkan piranti TIK, namun karena tingkat literasinya kurang terbangun dengan minat membaca maka belum optimal untuk mengakses informasi yang bermanfaat.

              Sesungguhnya jika masyarakat Indonesia sudah mencapai kualitas literasi digital yang ideal yaitu melek teknologinya sakaligus mampu menggali informasi bermutu dan memanfaatkannya, maka sudah tidak ada lagi anasir yang bisa meruntuhkan persatuan dan kesatuan bangsa kita. Akhirnya kita yang masih berada di lingkungan sekolah, perlu dengan serius membekali anak didik kita dengan budaya literasi dan etika literasi.

              Anak-anak kita yang saat ini sedang belajar di jenjang apapun pasti melek TIK, maka mereka perlu kita tanamkan kompetensi untuk menjadi pembaca yang baik. Mereka harus gemar membaca dan mampu memahami isi informasi dengan baik. Tentu diharapkan mereka akan menjadi anak-anak Indonesia yang mengisi ruang digital dengan konten berkualitas yang bermanfaat untuk mencerdaskan dan menjalin persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

              Aminnu Annafiyah, Guru SMA Negeri 2 Bantul

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Gebyar Santri Muhammadiyah Banyuwangi

              Next Post

              Ketua PENA IPMA Sumut Lepas Peserta Gowes Semarak Muktamar

              InfoLain

              BeritaMu

              Mengupas Arti Sidang Tanwir Nasyiatul Aisyiyah: KH Tafsir Ingatkan Esensi Pencerahan

              08/08/2026
              BeritaMu

              Sidang Tanwir Muktamar Tapak Suci XVI Resmi Dibuka di UNIMUS, Pencak Silat Muhammadiyah Siap Mendunia

              08/08/2026
              BeritaMu

              Menyongsong Abad Kedua, Spirit Kemandirian Meledak di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026

              08/08/2026
              Next Post
              Ketua PENA IPMA Sumut Lepas Peserta Gowes Semarak Muktamar

              Ketua PENA IPMA Sumut Lepas Peserta Gowes Semarak Muktamar

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Sidang Tanwir Muktamar Tapak Suci XVI Resmi Dibuka di UNIMUS, Pencak Silat Muhammadiyah Siap Mendunia

                08/08/2026

                Mengupas Arti Sidang Tanwir Nasyiatul Aisyiyah: KH Tafsir Ingatkan Esensi Pencerahan

                08/08/2026

                Menyongsong Abad Kedua, Spirit Kemandirian Meledak di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026

                08/08/2026

                Muktamar Nasyiatul Aisyiyah Resmi Dibuka, Ribuan Kader Teguhkan Komitmen Perempuan Muda Islam Berkemajuan

                08/08/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,999)
                • Hukum Islam (1,628)
                • Kabar PTMA (4,051)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Sidang Tanwir Muktamar Tapak Suci XVI Resmi Dibuka di UNIMUS, Pencak Silat Muhammadiyah Siap Mendunia

                08/08/2026

                Mengupas Arti Sidang Tanwir Nasyiatul Aisyiyah: KH Tafsir Ingatkan Esensi Pencerahan

                08/08/2026

                Menyongsong Abad Kedua, Spirit Kemandirian Meledak di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah 2026

                08/08/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In